NewsTicker

UNRWA: Situasi Gaza Berubah dari Buruk ke Lebih Buruk

Arrahmahnews.com, GAZA – Seorang pejabat PBB pada hari Minggu (30/06) memperingatkan bahwa situasi di Jalur Gaza yang diblokade Israel bergerak dari buruk menjadi lebih buruk, sebagaimana dilaporkan oleh Anadolu Agency.

“Situasi sosial dan ekonomi di Gaza bergerak dari buruk menjadi lebih buruk,” ujar Matthias Schmale, direktur operasi UNRWA di Gaza, pada pertemuan yang diselenggarakan oleh LSM Press House.

Ia menyalahkan blokade Israel 12 tahun di Gaza untuk situasi yang memburuk di wilayah Palestina, yang merupakan rumah bagi hampir dua juta orang itu.

Baca: Israel Lukai 70 Warga Gaza dalam Demonstrasi di Perbatasan

“Ini telah menyebabkan tingkat pengangguran yang lebih tinggi, keruntuhan ekonomi dan pembatasan perdagangan bebas,” kata Schmale.

Menurut Pusat Statistik Biro Palestina, pengangguran di Gaza terus meningkat, mencapai 52% pada tahun 2018, meningkat hampir delapan persen sejak 2017 dan lebih dari 20 persen sejak Israel memberlakukan penutupan pada 2007.

Sebuah laporan baru-baru ini oleh Program Pangan Dunia PBB (WFP) menemukan bahwa kerawanan pangan memengaruhi dua pertiga populasi di Gaza.

Dikatakan bahwa sekitar 70 persen dari non-pengungsi di Gaza adalah rawan pangan, seperti terhadap 67 persen pengungsi di daerah kantong itu.

Baca: VIDEO: Pertama Kali, Rudal Gaza Hantam Tank-tank Israel

Israel telah memberlakukan blokade yang melumpuhkan di Jalur Gaza pada 2007 setelah kelompok Palestina Hamas mengambil alih jalur itu dari kelompok saingannya Fatah, yang berdampak buruk terhadap mata pencaharian di daerah kantong Palestina.

Didirikan pada tahun 1949, UNRWA memberikan bantuan kritis kepada para pengungsi Palestina di Jalur Gaza, Tepi Barat yang diduduki Israel, Yordania, Lebanon dan Suriah. (ARN)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: