NewsTicker

Jika AS Serang Iran, Israel Hanya Punya Waktu Setengah Jam untuk Hidup

TEHRAN – Hubungan yang sudah tegang antara Teheran dan Washington memburuk pada 20 Juni, ketika Iran menembak jatuh pesawat tak berawak AS. Presiden Trump membalas dengan tweet-nya bahwa ia telah menghentikan serangan militer terhadap Iran, 10 menit sebelum dilakukan, setelah mengetahui bahwa sekitar 150 orang mungkin akan tewas dalam serangan itu.

Mojtaba Zolnour, ketua komisi Keamanan Nasional dan Kebijakan Luar Negeri parlemen Iran, memperingatkan dalam sebuah wawancara dengan TV al-Alam bahwa jika AS menyerang Iran, “Israel hanya punya waktu setengah jam untuk hidup”.

Pernyataan itu dibuat dengan latar belakang ketegangan regional yang terus meningkat karena memburuknya hubungan antara AS dan Iran. Sumber intelijen Israel mengklaim bahwa Iran mungkin berusaha untuk memprovokasi Israel di salah satu perbatasannya untuk mencoba meningkatkan permusuhan yang sedang berlangsung dengan AS.

BacaVIDEO: S-200 Suriah Tembak Jatuh Jet Tempur Israel.

Secara terpisah dalam wawancara, Zolnour membantah klaim Trump yang konon mencegah serangan militer terhadap Iran, 10 menit sebelum dilakukan sebagai “gertakan politik”.

“Jika mereka [Amerika] memperkirakan serangannya akan berhasil, mereka tidak akan membatalkannya dan itu pasti akan terjadi,” kata Zolnour.

Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif juga meragukan pernyataan Trump tersebut.

“Kamu benar-benar mengkhawatirkan 150 orang? Berapa banyak orang yang telah Anda bunuh dengan senjata nuklir? Berapa generasi yang Anda hancurkan dengan senjata-senjata ini?” ujar Zarif, dengan mengutip bom atom yang menghancurkan Hiroshima dan Nagasaki pada Agustus 1945, yang mengakhiri Perang Dunia II, serta perang Irak yang menumbangkan Saddam Hussein, Afganistan dan Suriah. [ARN]

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: