News Ticker

Netanyahu Ancam Gaza dengan Operasi Militer Besar-besaran

PM Israel, Benjamin Netanyahu Perang Timur Tengah

Arrahmahnews.com, JALUR GAZA – Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu telah mengancam akan melakukan operasi militer “besar-besaran” terhadap Jalur Gaza.

Netanyahu mengklaim pada hari Rabu (03/07) bahwa Israel ingin “memulihkan ketenangan,” tetapi juga mengatakan, “disaat yang sama kami sedang mempersiapkan operasi militer skala besar, jika tindakan seperti itu diperlukan.”

“Itu adalah instruksi saya kepada tentara,” tambahnya.

Baca: UNRWA: Situasi Gaza Berubah dari Buruk ke Lebih Buruk

Netanyahu membuat pernyataan tersebut setelah pertemuan kabinet untuk membahas situasi di daerah kantong pantai yang diblokade itu. Netanyahu juga mengadakan pertemuan dengan kepala dewan lokal dan regional, beberapa di antaranya meninggalkan rapat sebagai protes.

“Perdana menteri tidak berniat mengadakan pertemuan khusus di daerah kantong Gaza seperti yang diharapkan dan seperti yang diminta hari ini,” kata mereka.

Roket-roket yang ditembakkan dari Gaza sebagai tanggapan atas tindakan agresi Israel yang sering terjadi telah menjadi tantangan besar bagi Netanyahu, yang bergulat dengan skandal korupsi dan yang kegagalannya dalam membentuk pemerintahan telah menjerumuskan rezim itu ke dalam kekacauan politik yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Pada bulan Mei, pesawat tempur Israel menyerang ratusan lokasi di Gaza, menewaskan puluhan orang Palestina.

Baca: Hamas: Taktik Terbaru Berhasil Kalahkan Iron Dome

Serangan udara Israel di Gaza itu memicu pertempuran paling sengit antara rezim dan pejuang perlawanan Palestina sejak perang berdarah Tel Aviv di daerah kantong yang diblokade tersebut pada tahun 2014.

Sebagai balasan, para pejuang Palestina menembakkan sekitar 700 roket dari Gaza ke wilayah-wilayah pendudukan, menewaskan empat pemukim Israel dan melukai setidaknya 80 lainnya.

Media Israel melaporkan bahwa apa yang disebut sistem rudal Iron Dome Israel hanya mencegat 240 proyektil, menambahkan sekitar 35 roket dan mortir telah menghantam daerah-daerah berpenduduk. (ARN)

Iklan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: