NewsTicker

Para Petinggi Militer AS Khawatir Trump Politisasi Perayaan 4 Juli

Perayaan Kemerdekaan Amerika Hari Kemerdekaan Amerika Serikat

Arrahmahnews.com, WASHINGTON – Para Petinggi militer Amerika Serikat memiliki keprihatinan tentang politisasi yang akan dilakukan Presiden Donald Trump pada upacara peringatan kemerdekaan AS, 4 Juli. Sebuah sumber dengan pengetahuan langsung mengatakan hal ini kepada CNN.

Pada upacara kali ini Militer AS direncanakan menjadi yang terdepan dan akan memamerkan berbagai macam persenjataan, termasuk tank M1 Abrams, sesuatu yang tidak biasa dan diwarnai rona politik,dengan Presiden, yang telah meluncurkan kampanye pemilihan ulangnya, melanggar tradisi untuk menyampaikan pidato saat peringatan ini dan memberlakukan tiket masuk untuk area khusus VIP, yang diatur Komisi Nasional Republikan (RNC).

Menurut pejabat pertahanan yang berbeda, Para pemimpin militer bisa sangat terlihat, karena kepala dinas telah diminta untuk berdiri dengan Trump selama perayaan.

Baca: Studi: Hampir Setengah Warga AS Dukung Pemakzulan Trump

Jika Presiden mengubah apa yang dimaksudkan sebagai perayaan menjadi peristiwa politik yang terang-terangan, ia dapat menempatkan personil militer dalam posisi melanggar pedoman Departemen Pertahanan yang melarang pria dan wanita berseragam terlibat dalam kegiatan politik.

“Dalam perencanaan untuk acara tersebut, para pemimpin Pentagon juga memiliki keberatan tentang menempatkan tank atau kendaraan lapis baja lainnya untuk dipamerkan,” kata sumber itu.

Jika Trump mengubah perayaan 4 Juli menjadi acara sarat politik, ia sama saja menempatkan para petinggi dan personel militer AS dalam posisi melanggar panduan Departemen Pertahanan AS yang jelas-jelas melarang setiap personel militer berseragam untuk terlibat aktivitas politik.

Baca: Kartunis Kanada Dipecat Setelah Membuat Kartun Viral Tentang Trump

“Dalam perencanaan untuk peringatan 4 Juli dengan parade tank ini,” sebut sejumlah sumber, “para pimpinan Pentagon atau Departemen Pertahanan AS memiliki syarat khusus terkait pengerahan tank dan kendaraan lapis baja dalam parade di jalanan Washington DC”.

“Personel militer tidak bisa berpartisipasi dalam kampanye politik,” sebut Jordan Libowitz selaku Direktur Komunikasi pada Citizens for Responsibility and Ethics di Washington DC. (ARN)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: