NewsTicker

Drone Tentara Sarung Yaman Hajar Sebuah Hanggar Bandara Saudi di Jizan

Drone Qasef-2K Perang Yaman

Arrahmahnews.com, Yaman – Juru bicara (Jubir) Angkatan Bersenjata Yaman mengatakan bahwa pasukan tentara sarung Yaman dan pejuang sekutu dari Komite Populer telah melancarkan serangkaian serangan udara terhadap sebuah hanggar di bandara Jizan Arab Saudi di dekat perbatasan dengan Yaman, menggunakan skuadron drone Qasef-2K (Striker-2K) yang diproduksi secara domestik.

Berbicara dalam konferensi pers di ibukota Sana’a pada hari Sabtu (06/07/2019), Brigadir Jenderal Yahya Saree mengatakan bahwa kendaraan udara tak berawak itu menghantam sasaran yang ditentukan dengan tepat, mencatat bahwa operasi tersebut menyebabkan gangguan lalu lintas udara di bandara.

Baca: Drone Houthi Serang Bandara Jizan dan Sistem Rudal Patriot

Saree menegaskan kembali bahwa serangan pesawat tak berawak Yaman sejalan dengan hak pembelaan diri, dan tanggapan yang sah terhadap agresi militer dan blokade yang dilancarkan Saudi dan koalisinya terhadap negara Arab yang dilanda konflik itu.

Setelah serangan ini, pasukan Houthi juga melepaskan serangan besar-besaran di Bandara Regional Abha. Namun, tidak jelas apakah serangan yang mengenai target yang telah ditentukan, menggunakan drone atau rudal.

Sementara, sejumlah milisi bayaran Arab Saudi yang setia kepada mantan presiden Yaman Abd Rabbuh Mansur Hadi kehilangan nyawa mereka ketika pasukan Yaman dan pejuang Komite Populer melancarkan serangan terpisah terhadap posisi mereka di seluruh negeri.

Baca: Tak Sampai Seminggu, Pasukan Yaman Kembali Tembak Jatuh Drone Saudi di Jizan

Arab Saudi dan sejumlah sekutu regionalnya meluncurkan kampanye yang menghancurkan terhadap Yaman pada Maret 2015, dengan tujuan membawa pemerintah Hadi kembali berkuasa dan menghancurkan gerakan Ansarullah.

Kementerian kesehatan Yaman menyebut bahwa agresi Koalisi telah menewaskan dan melukai lebih dari 600.000 warga Yaman.

Perang juga telah menghancurkan infrastruktur negara, menghancurkan rumah sakit, sekolah, dan pabrik. PBB mengatakan lebih dari 24 juta orang Yaman sangat membutuhkan bantuan kemanusiaan, termasuk 10 juta orang menderita kelaparan tingkat ekstrem. (ARN)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: