News Ticker

Rouhani Ingatkan Inggris Soal Konsekuensi dari Penyitaan Super Tanker Iran

Arrahmahnews.com TEHRAN – Presiden Hassan Rouhani memperingatkan Inggris tentang “konsekuensi” dari penyitaan supertanker Iran baru-baru ini.

“Saya mengingatkan [ini] kepada pemerintah Inggris,” ujar Rouhani pada hari Rabu, “Anda adalah orang-orang yang memulai ketidakamanan, dan akan menyadari konsekuensinya di masa depan.”

Rouhani, yang berpidato pada pertemuan pemerintah di Teheran, menyebut tindakan itu “sangat keji, dan salah” serta “merugikan [Inggris] sendiri,” dan menambahkan bahwa semua upaya internasional seharusnya difokuskan untuk memastikan keamanan maritim.

Tanker minyak Grace 1 diserbu oleh marinir Inggris dan agen-agen pelabuhan Gibraltar pekan lalu karena diyakini telah membawa minyak ke Suriah, dengan klaim pelanggaran sanksi Uni Eropa terhadap Suriah.

BacaAS Bentuk Koalisi Militer untuk Pengamanan Teluk Persia.

Iran mengutuk penyitaan ilegal sebagai “bajak laut” dan memanggil duta besar Inggris pada tiga kesempatan untuk menyampaikan protesnya atas penyitaan.

Rouhani lebih lanjut mengatakan pasukan Inggris mengambil tindakan “atas nama orang lain,” merujuk pada berbagai akun, termasuk pernyataan Kementerian Luar Negeri Spanyol, yang telah mengungkapkan bahwa Inggris melakukan penyitaan atas perintah Amerika Serikat.

Dia juga mencatat bahwa Inggris menyita kapal di dalam wilayah Spanyol, dan menambahkan bahwa orang-orang Spanyol juga menyesalkan langkah tersebut.

Rouhani juga merujuk pada pelanggaran drone AS terhadap wilayah udara Iran pada bulan lalu, dengan mengatakan serangan itu “tentu saja mendapat tanggapan tegas.” Drone itu dijatuhkan oleh Korps Pengawal Revolusi Islam (IRGC). [ARN]

Iklan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: