News Ticker

Kronologi Putra Mahkota Saudi Bantu Pelarian Istri Raja UEA ke Jerman

Arrahmahnews.com, Abu Dhabi – Pangeran Saudi mengatakan Pangeran Mahkota Abu Dhabi Sheikh Mohammed bin Zayed Al Nahyan, melalui koordinasi erat dengan Raja Yordania Abdullah II dan Pangeran Mahkota Saudi Mohammed bin Salman, memfasilitasi pelarian istri penguasa Dubai dari Uni Emirat Arab.

Sumber diplomatik yang tidak disebutkan namanya mengatakan kepada surat kabar al-Akhbar Lebanon pada hari Kamis, bahwa pangeran Saudi yang identitasnya tidak disebutkan, sepenuhnya menyadari keputusan Putri Haya binti Al Hussein untuk melarikan diri dari kerajaan Teluk Persia bersama putranya Zayed, 7, dan putrinya Al Jalila yang berusia 11 tahun, meninggalkan pernikahannya yang berumur 15 tahun, dan akhirnya mencari suaka politik di Jerman.

Sumber itu menambahkan bahwa orang kuat Abu Dhabi telah mengoordinasikan pelarian dengan raja Yordania. Pasukan operasi khusus, diawasi oleh bin Salman, kemudian melakukan tugas.

BacaKemesraan Putra Mahkota Saudi dan Dubai Bubar

Sumber tersebut lebih lanjut menyoroti bahwa Raja Abdullah II baru-baru ini berkunjung ke Abu Dhabi, di mana ia mengadakan pertemuan selama berjam-jam dengan Al Nahyan.

Penguasa Yordania tidak melakukan perjalanan ke Emirat untuk mengunjungi suami dari saudara tirinya, Sheikh Mohammed bin Rashid Al Maktoum.

Langkah itu tampaknya telah mengangkat alis di antara para pakar politik regional dan menunjuk celah hubungan antara Saudi, Jordan dan Dubai.

Arab Saudi menggunakan Yordania untuk memberikan tekanan kepada penguasa Dubai. Sebagaimana dilaporkan sebelumnya, perselisihan hebat meletus antara Pengeran Mohammed bin Salman dan Mohammed bin Zayed tentang perang Yaman dan menyebar ke kehidupan pribadi mereka.

Berbicara tentang ketegangan baru-baru ini antara Bin Salman dan penguasa Dubai, seorang diplomat Barat mengatakan bahwa hal itu dikarenakan Uni Emirat Arab telah menarik “banyak” pasukannya dari Yaman dalam tiga minggu terakhir. Tentu ini membuat geram dan marah Arab Saudi yang sedang tenggelam dalam rawa Yaman.

Selain itu, viralnya pelarian putri Haya dan konser kontroversial Nicki Minaj diduga hanya sebatas pengalihan isu, mengurangi pemberitaan dan tekanan terhadap Pangeran Mohammed bin Salman atas kasus pembunuhan Khashoogi.

BacaIstri Pangeran Dubai Melarikan Diri, Bawa 31 Juta Pound Sterling

Pengeran Mahkota Saudi memanfaatkan kasus perselingkuhan Penguasa Dubai, untuk membujuk istrinya Haya binti Al Hussein keluar dari UEA dan mencari suaka di Jerman. Tentu ini, sebagai tekanan terhadap penguasa Dubai sekaligus berita viral yang dapat mengalihkan isu Khashoogi.

Sumber informasi dikutip oleh Nour News mengatakan bahwa Emirat sekarang khawatir bagaimana rencana Saudi untuk menggunakan informasi rahasia yang dimiliki Putri Haya bint Al Hussein, istri keenam Syekh dan saudara perempuan raja Yordania, tentang UEA.

“Sekarang, tampaknya, Putri Haya, istri Sheikh Mohammed, juga telah meninggalkan negara itu dan mencari perlindungan di Jerman, dan akan menjadi mainan untuk menekan penguasa Dubai.”

Stirling mencatat bahwa sekarang ada “pertanyaan serius” tentang apa yang mendorong Putri Haya melarikan diri. Tentu bukan sekedar kasus perselingkuhan karena hal itu biasa terjadi di kalangan pangeran dan raja. (ARN)

Iklan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: