NewsTicker

Ditemui Utusan Putin, Assad Bicarakan Pembentukan Komite Konstitusional Suriah

Arrahmahnews.com, DAMASKUS – Presiden Suriah Bashar al-Assad berdiskusi dengan dua diplomat khusus Rusia mengenai pembentukan komite konstitusional di negara itu. Pembicaraan ini berlangsung setelah perang melawan teroris dukungan asing mulai mereda disana.

Assad mengadakan pembicaraan dengan utusan khusus presiden Rusia untuk Suriah Alexander Lavrentiev dan Wakil Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Vershinin di Damaskus pada hari Jumat (12/07).

Kantor berita resmi Suriah, SANA melaporkan bahwa pertemuan itu berfokus pada “upaya terus menerus untuk membuat kemajuan di jalur politik, terutama dalam membentuk komite untuk membahas Konstitusi dan mekanisme dan prosedur kerjanya.”

Baca: Hassan Nasrullah Ungkap Sering Bertemu Bashar Assad

Presiden Assad, Lavrentiev dan Vershinin juga setuju untuk terus bekerja secara luas dan berkoordinasi dalam langkah-langkah selanjutnya, menekankan pentingnya tidak mengizinkan negara-negara tertentu untuk menghambat proses tersebut.

Diskusi itu, menurut laporan SANA, juga membahas perkembangan terbaru dalam perang melawan terorisme yang didukung asing dan hubungan strategis antara Moskow dan Damaskus.

Delegasi Rusia menegaskan kembali dukungannya bagi tentara Suriah dalam membalas serangan teroris Takfiri di Provinsi barat laut Idlib.

Delegasi lebih lanjut mendukung hak Suriah untuk membela warganya, menjaga integritas teritorial negara itu dan membersihkannya dari terorisme.

Sementara itu, Kementerian Luar Negeri Rusia mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa pertemuan hari Jumat di Damaskus “berfokus pada upaya menuju penyelesaian paling cepat pembentukan Komite Konstitusi” di Suriah serta situasi di Idlib.

Rusia telah menargetkan posisi yang dipegang oleh kelompok teroris yang disponsori Barat di dalam wilayah Suriah atas permintaan pemerintah sejak September 2015.

Baca: Ke Suriah, Menlu Oman Bertemu Bashar Assad Bahas Pemulihan Stabilitas Timur Tengah

Serangan udara telah membantu pasukan Suriah maju melawan teroris anti-Damaskus, yang telah menimbulkan kekacauan di negara Arab sejak 2011. (ARN)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: