News Ticker

Peringatan Keras China ke AS: Jangan Main Api Soal Taiwan

Arrahmahnews.com, Beijing – Menteri Luar Negeri China Wang Yi memperingatkan Amerika Serikat “untuk tidak bermain api” mengenai Taiwan, terkait kemungkinan penjualan senjata AS ke pulau dengan pemerintahan sendiri itu.

Pentagon mengatakan pada hari Senin bahwa Departemen Luar Negeri AS telah menyetujui penjualan senjata 2,2 miliar dolar ke Taiwan, termasuk 108 tank M1A2T Abrams, rudal Stinger, dan peralatan terkait.

“Kami mendesak AS untuk sepenuhnya menyadari gravitasi dari pertanyaan mengenai Taiwan … (dan) tidak bermain-main dengan pertanyaan mengenai Taiwan ini,” kata Wang pada konferensi pers di Hongaria, Jumat (12/07).

Baca: Takut Dengan China AS Tingkatkan Produksi Senjata

Ia menekankan bahwa tidak ada pasukan asing yang dapat menghentikan penyatuan kembali China daratan dan Taiwan dan bahwa tidak boleh ada campur tangan asing dalam urusan dalam negeri Tiongkok.

China menganggap kemungkinan penjualan senjata ke Taiwan melanggar kedaulatannya atas kepulauan itu, yang diperintah sendiri tetapi merupakan bagian dari wilayah China. Beijing juga mengatakan akan memberlakukan sanksi terhadap perusahaan AS yang akan menjual senjata ke Taiwan.

China juga mengritik kunjungan singkat presiden Taiwan ke Amerika Serikat, dengan menyatakan hal itu melanggar prinsip “satu China.”

Baca: China, Iran Ngamuk Atas Kebijakan Unilateral AS Ancam Stabilitas Timur Tengah dan Dunia

Juru bicara Kementerian Luar Negeri China Geng Shuang, pada Hari Jumat (12/07) mendesak Amerika agar menghentikan pertukaran resmi dengan Taiwan dan tidak mengizinkan Presiden Tsai Ing-wen singgah.

Tsai kini berada di New York, tinggal selama dua malam dalam perjalanan ke lawatan resmi ke empat negara di Karibia. Ia dijadwalkan berpidato dalam acara KTT bisnis Amerika-Taiwan pada hari Jumat (12/07) dan menghadiri makan malam bersama dengan komunitas Amerika keturunan Taiwan.

Amerika Serikat mengakui pemerintah China, tetapi memberi bantuan militer dan dukungan lainnya bagi Taiwan. Pulau berpemerintahan sendiri itu memisahkan diri dari China sewaktu berlangsung perang saudara tahun 1949. (ARN)

Iklan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: