NewsTicker

Mujtahid: Ansharullah Yaman Tolak Ajakan Diam-diam Putra Mahkota Saudi untuk Kompromi

Mohammed bin Salman Putra Mahkota Saudi

Arrahmahnews.com, Riyadh – Mujtahid, yang diyakini sebagai anggota atau memiliki sumber yang terhubung dengan baik dalam keluarga kerajaan Arab Saudi, mengungkap bahwa gerakan Ansarullah Yaman telah menolak proposal yang ditawarkan oleh Putra Mahkota Saudi Mohammed bin Salman untuk menyerahkan kendali atas sebagian dari wilayah tersebut kepada Riyadh.

“Mohammed bin Salman menggunakan suku-suku Yaman untuk bernegosiasi dengan pasukan Ansarullah,” tulis Mujtahid di halaman twitter-nya pada hari Sabtu (13/07).

“Bin Salman telah mengusulkan Ansarullah untuk tetap memegang kendali di bagian utara Yaman dan sebaliknya Riyadh tetap di bagian selatan,” tambahnya sebagaimana dikutip FNA.

Baca: New York Times: Saudi Kecewa Berat UEA Tarik Pasukan Dari Yaman

Mujtahid menggarisbawahi bahwa Ansarullah telah menentang proposal bin Salman itu dan menekankan bahwa semua agresor harus meninggalkan tanah Yaman, meminta maaf kepada bangsa Yaman untuk agresi militer dan membayar puluhan miliar dolar sebagai kompensasi.

Pengungkapan Mujtahid itu diutarakan bersamaan dengan rilis New York Times yang melaporkan pada hari Sabtu bahwa UEA telah menarik sebagian besar pasukannya dari “rawa” Yaman dalam keputusan “menyelamatkan muka” yang telah sangat mengecewakan sekutu Saudinya.

Baca: Jubir Ansarullah Konfirmasi Penarikan Pasukan UEA dari Sebagian Wilayah Yaman

Selama sebulan terakhir, UEA telah memotong penempatan pasukannya di sekitar pelabuhan Laut Merah strategis di Hodeidah sebesar 80 persen menjadi kurang dari 150 orang, menurut orang-orang yang menjelaskan tentang penarikan tersebut. Mereka telah mengeluarkan helikopter serang dan senjata berat mereka, dimana hal ini secara efektif menghalangi kemajuan militer koalisi di kota itu. (ARN)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: