News Ticker

AS Siagakan Pasukan Tempur di Kedutaannya di Baghdad

BAGHDAD – Seorang anggota parlemen Irak memperingatkan kegiatan mencurigakan kedutaan AS di Baghdad, dan mengungkapkan bahwa pasukan Angkatan Darat AS telah dikerahkan ke kedutaan di ibukota Irak.

Anggota parlemen Irak Riyadh al-Masoudi mengatakan kepada situs berita al-Ma’aloumeh bahwa pasukan tempur AS sekarang hadir di Kedutaan Besar di Baghdad.

Dia menegaskan bahwa Kedutaan Besar AS di Irak sedang mencari alasan untuk mempromosikan kehadiran militernya di Irak, dan mengatakan bahwa Kedutaan Besar AS tidak memberikan informasi akurat kepada pemerintah Irak mengenai jumlah staf-stafnya di Baghdad, sementara pemerintah Irak harus tahu jumlah pekerja dari kedutaan asing dan misi diplomatik negara-negara Arab atau asing.

Dalam pernyataan yang relevan pada hari Sabtu, seorang anggota parlemen senior Irak memperingatkan kegiatan mencurigakan kedutaan besar AS di negara itu, dan menambahkan bahwa misi tersebut menampung agen-agen Mossad dan teroris ISIS.

BacaParleman Irak: Kedutaan AS di Baghdad Sarang Mossad dan ISIS.

“Kedutaan AS di Baghdad berubah menjadi pusat bagi mata-mata Mossad dan teroris ISIS,” kata Hassan Salem seperti dikutip oleh situs berita al-Soumeriyeh.

Dia menambahkan bahwa misi AS telah melupakan tanggung jawab diplomatik dan perlindungan warga negara Amerika di Irak dan sedang mencampuri urusan dalam negeri negara itu dengan memata-matai, menyebarkan desas-desus dan merencanakan plot.

“Pelanggaran kedutaan AS terhadap undang-undang dan melupakan tanggung jawabnya berdasarkan hukum internasional artinya pusat itu tidak bisa disebut kedutaan dan oleh karena itu, penutupannya secara hukum diperlukan,” kata Salem.

Dalam sambutan yang relevan pada bulan Maret, seorang pakar keamanan Irak yang terkemuka juga mengungkapkan bahwa kedutaan besar Amerika di Irak bertindak sebagai ruang operasi AS-Israel di Kawasan.

Abbas al-Ardawi dikutip oleh situs berita al-Ma’alomeh mengatakan bahwa pemerintah AS memberikan tekanan pada Baghdad dan memperpanjang penempatan militernya di Irak. [ARN]

Iklan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: