News Ticker

18 Tentara Afghanistan Tewas dalam Bentrokan dengan Thaliban

Polisi Afghanistan Afghanistan

Arrahmahnews.com, Kabul – Delapan belas tentara Afghanistan tewas dalam bentrokan dengan Taliban yang meletus setelah pasukan pemerintah melakukan penggerebekan malam di tempat persembunyian mereka untuk menangkap seorang pemimpin utama kelompok militant itu.

Farid Akhizai, seorang anggota dewan provinsi di Provinsi Badghis, mengatakan pada hari Rabu (17/07) bahwa gerilyawan Taliban mengepung tentara yang dikerahkan ke distrik Ab Kamari untuk menangkap seorang gubernur distrik pilihan kelompok militan tersebut, dan menewaskan 18 dari mereka.

Ia menambahkan bahwa Taliban menangkap 11 tentara lainnya dalam bentrokan semalam, sepuluh tentara lainnya masih hilang.

Baca: Thaliban dan Oposisi Afghanistan akan Gelar Pertemuan di Moskow

Gubernur distrik Ab Kamari menyalahkan kurangnya koordinasi atas penyerangan itu sehingga menimbulkan banyak korban.

“Operasi itu dilakukan untuk menyerang tempat persembunyian yang digunakan oleh beberapa komandan Taliban, tetapi gerilyawan telah mengevakuasi daerah itu dua hari sebelumnya,” katanya.

Taliban mengkonfirmasi dalam sebuah pernyataan bahwa mereka telah menerima informasi tentang serangan itu. Tetapi berbeda dengan pemerintah, kelompok itu mengklaim bahwa militannya menewaskan 39 tentara Afghanistan dan menangkap 16 lainnya.

Baca: Thaliban Afghanistan Gelar Diskusi dengan AS di Abu Dhabi

AS dan sekutunya menyerbu Afghanistan dengan kedok perang melawan teror pada tahun 2001. Sementara meski invasi itu mengakhiri pemerintahan Taliban di negara tersebut, negara itu gagal melenyapkan kelompok militant itu. Sekitar 18 tahun kemudian, Washington kini mengupayakan gencatan senjata dengan para militan seiring dengan meningkatnya kampanye kekerasan mereka di seluruh negeri.

Washington saat ini terlibat dalam pembicaraan langsung dengan para militan, yang menentang pemerintah Kabul dalam proses perdamaian. Upaya perdamaian tidak menghentikan Taliban dari meluncurkan serangan. (ARN)

Iklan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: