News Ticker

AS dan Israel Tuntut Iran Menarik Diri dari Suriah, Irak, dan Lebanon

  • Presiden Jokowi dalam Sidang Tahunan MPR, DPR dan DPD RI
  • Indonesia Lawyer Club (ILC)
  • Ustadz Gaul, Evie Effendie, Wahabi
  • Korlap, Tri Susanti
  • Freeport Amerika

Arrahmahnews.com SURIAH – AS dan Israel mengharuskan Iran untuk sepenuhnya menarik diri dari Suriah, Irak, dan Lebanon sebelum kesepakatan di masa depan tentang Suriah dapat diberlakukan, Channel 13 yang berbasis di Israel mengungkap pada Rabu malam.

Mengutip seorang pejabat AS yang tidak disebutkan namanya, Channel 13 mengatakan bahwa selama pertemuan tripartit antara AS, Israel, dan Rusia pada 24 Juni, delegasi dari Washington dan Tel Aviv menuntut agar Moskow memaksa Iran untuk menarik diri dari Lebanon, Suriah, dan Irak.“

“Pemerintahan Trump dan Israel prihatin dengan kesepakatan masa depan di Suriah yang dapat menyebabkan lebih banyak masalah di Irak dan Lebanon,” kata pejabat itu. “Jika Iran pindah dari Suriah ke negara-negara tetangga, ini tidak akan menyelesaikan apa pun.”

“Kesepakatan potensial tentang Suriah adalah fokus dari pembicaraan tiga arah KTT yang diadakan bulan lalu di Yerusalem antara Israel, Amerika Serikat dan Rusia, di mana penasihat keamanan nasional Israel Meir Ben Shabat, Penasihat Keamanan Nasional AS John Bolton dan turut hadir Penasihat Keamanan Nasional Rusia Nikolai Patrushev,” katanya.

BacaZarif: Iran Tidak Akan Memulai Perang Tapi Akan Menjadi Akhir bagi Agresor.

“Rusia membahas dengan Amerika Serikat dan Israel sebuah perjanjian mengenai stabilitas rezim Presiden Suriah Bashar al-Assad. Rusia menyatakan harapan bahwa Amerika Serikat akan mendorong negara-negara Barat untuk membantu membiayai rekonstruksi Suriah,” Channel 13 melaporkan.

Saluran tersebut mengutip sumber yang sama dengan mengatakan bahwa “Rusia bersekutu dengan Iran di Suriah dan tidak akan mampu atau tidak berusaha memaksa pasukan Iran untuk meninggalkan Suriah. Rusia mengklaim bahwa mereka mengusir pasukan yang didukung Iran 60 mil dari perbatasan Israel, tetapi para pejabat Israel mengatakan bahwa kelompok-kelompok itu masih beroperasi di wilayah tersebut.”

Pejabat AS mengatakan kepada Channel 13 bahwa “Bolton dan Ben Shabat memberi tahu Patrushev bahwa penarikan pasukan Iran dari Suriah merupakan prasyarat untuk kesepakatan apa pun, tetapi itu tidak cukup, karena kesepakatan apa pun harus membahas kehadiran militer Iran di Lebanon, terutama pabrik roket milik Hizbullah.”

“AS dan Israel juga mengatakan kepada Rusia bahwa kesepakatan seperti itu juga harus membahas kehadiran Iran di Irak – terutama menyangkut Unit Mobilisasi Populer yang dipersenjatai dengan rudal jarak jauh yang mampu mencapai Israel,” kata pejabat itu.

“Bolton dan Ben Shabat mengatakan kepada Patrushev bahwa sebagai tahap pertama, Rusia dapat fokus menekan Iran untuk mengeluarkan senjata berat mereka, terutama menarik rudal dari Suriah,” dan menambahkan bahwa “Bolton menjelaskan kepada Putin bahwa dalam hal apa pun Rusia memiliki kewajiban mengambil langkah pertama berkenaan dengan posisi Iran di Suriah, dan hanya dengan itu Amerika Serikat memberi mereka hal-hal yang mereka inginkan.“ [ARN]

Iklan
  • Ideologi Pancasila
  • GEGER! Warga NU Pasuruan Diusir Kelompok Cingkrang Wahabi Saat Shalat Tarawih
  • Video! Sugi Nur Tantang Duel Kabid Humas Polda Jatim
  • Viral Video Emak-emak Fakfak bawa bendera merah putih
  • Suami Istri
  • Bendera HTI
  • Ideologi Horor Khilafah
  • Jokowi tinjau kebakaran hutan di Riau
  • RUU KUHP

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: