News Ticker

Drone Yaman Serang Bandara King Khalid Pasca Pemboman Saudi ke Sana’a

Perang Yaman #Yemen

Arrahmahnews.com, Asir – Angkatan bersenjata Yaman kembali melancarkan serangan drone ke pangkalan udara King Khalid di provinsi Asir, barat daya Arab Saudi, sebagai pembalasan atas pemboman besar-besaran kerajaan ke ibukota Yaman, Sana’a, pada Sabtu pagi (20/07).

Saluran TV al-Masirah melaporkan bahwa tentara Yaman dan pejuang sekutu dari Komite Populer menggunakan pesawat tempur Qasif-K2 untuk menargetkan pangkalan udara di dekat kota Khamis Mushait itu.

Pernyataan tersebut mengutip juru bicara angkatan bersenjata Yaman, Brigadir Jenderal Yahya Sare’e, yang mengatakan bahwa kendaraan udara tak berawak (UAV) telah secara akurat mengenai lokasi radar dan militer di pangkalan Saudi yang ditargetkan.

Baca: Drone Yaman Kembali Sasar Bandara Saudi di Jizan

Al-Masirah melaporkan bahwa serangan pembalasan ini dilancarkan setelah pesawat-pesawat tempur Saudi melakukan serangan udara di taman 21 September Sana’a dan ke Kementerian Media pada hari sebelumnya.

Serangan udara Saudi, tambahnya, juga menargetkan Kamp Farijah di distrik Arhab di Provinsi Sana’a.

Juru bicara koalisi yang dipimpin Saudi, Kolonel Turki al-Maliki menurut kantor berita resmi Saudi, SPA, mengatakan bahwa pesawat tempur melakukan operasi untuk menghancurkan lima “situs pertahanan udara dan depot rudal balistik ” di Sana’a pada Sabtu pagi.

Serangan udara Saudi yang terbaru ini dilancarkan satu hari setelah Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz Al Saud menyetujui pengerahan ratusan tentara AS di kerajaan di tengah meningkatnya ketegangan regional.

Baca: Raja Salman Restui Pengerahan 500 Tentara AS di Arab Saudi

Arab Saudi dan sekutu-sekutunya telah melancarkan perang brutal terhadap Yaman sejak Maret 2015 dalam upaya untuk menginstal kembali rezim sekutu Riyadh dan menghancurkan gerakan Houthi, tujuan yang gagal terwujud karena perlawanan kuat yang dilakukan oleh Yaman

Agresi militer yang didukung Barat, ditambah dengan blokade laut, udara dan darat, telah menewaskan puluhan ribu rakyat Yaman, menghancurkan infrastruktur negara dan menyebabkan krisis kemanusiaan besar-besaran. (ARN)

Iklan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: