News Ticker

Mohajer-4: Drone Iran yang Taklukkan Kapal USS Boxer

Drone Iran Mohajer-4 Drone Iran

Arrahmahnews.com, Tehran – Rekaman dan gambar pengintaian yang dirilis oleh Korps Pengawal Revolusi Islam (IRGC) Iran untuk membantah klaim Washington, diambil oleh drone pengintai Mohajer-4.

Gambar dan rekaman tersebut, dirilis pada hari Jumat, menunjukkan drone sedang memantau kapal induk USS Boxer bersama dengan armada kapal perang yang menyertainya.

IRGC merilis rekaman yang ditangkap oleh pesawat tak berawak Iran di atas Selat Hormuz, sekaligus membantah klaim AS bahwa kapal perang menembak jatuh UAV.

Presiden AS Donald Trump mengklaim pada hari Kamis bahwa pesawat tak berawak itu “dihancurkan” setelah terbang 900 meter dari USS Boxer dan mengabaikan “beberapa panggilan untuk mundur.”

Pentagon mengklaim kapal perang telah melakukan “tindakan defensif” terhadap sebuah pesawat tanpa awak Iran pada pukul 05:30 GMT pada hari Kamis, sebuah klaim yang ditentang oleh citra pesawat tanpa awak IRGC.

BacaPukulan Telak untuk AS, IRGC Rilis Rekaman Drone

Rekaman Drone Iran dari atas Kapal Induk AS

Rekaman pesawat menunjukkan bahwa Mohajer-4 melanjutkan operasinya jauh melampaui waktu yang diklaim Washington saat menjatuhkan drone.

Mohajer-4

Drone Mohajer-4 dirancang untuk pengintaian langsung dan mengakuisisi target serta dapat melakukan perjalanan dengan kecepatan maksimum 200 km/jam dan mengidentifikasi target sejauh 150 kilometer.

Drone dapat beroperasi hingga tujuh jam di bawah arahan operator drone atau dengan menggunakan auto-fight yang telah ditentukan.

Baca: Trump Klaim AS Tembak Jatuh Drone Iran di Selat Hormuz

Badan komposit Mohajer-4 mengurangi penampang radar pesawat, sehingga menyulitkan radar musuh dan sistem pertahanan udara untuk mendeteksi.

Berbagai versi modifikasi drone Mojaher-4 juga telah dikembangkan untuk tujuan militer, geometris, dan kontrol lalu lintas yang berbeda.

Drone Mohajer-6 menikmati peningkatan besar dibandingkan dengan Mohajer-4 dan dapat membawa amunisi berpemandu presisi. Drone telah berhasil digunakan oleh Iran dalam sejumlah operasi anti-teror baru-baru ini.

Iran saat ini adalah salah satu dari empat atau lima negara top dunia, dengan kekuatan pesawat tanpa awak di Timur Tengah, menurut Komandan Dirgantara IRGC Amir-Ali Hajizadeh.

Program UAV Iran telah berkembang dalam beberapa tahun terakhir dengan lebih dari selusin model yang beroperasi untuk berbagai fungsi mulai dari pengawasan hingga pengumpulan intelijen, membawa bom dan operasi Kamikaze.

Drone-drone itu telah memainkan peran penting dalam perang melawan teroris Takfiri serta memantau kapal perang AS di Teluk Persia.

Dikenal mampu meretas ke dalam drone musuh, Iran saat ini memiliki koleksi drone Amerika dan Israel terbesar yang ditangkap atau jatuh, termasuk MQ1, MQ9, Shadow, ScanEagle, dan RQ-170 AS, serta Hermes Israel, ujar Hajizadeh. (ARN)

Iklan
  • Ngabalin Vs Ratna Sarumpaet
  • Ulama Suriah Syaikh Al Buthy
  • Proyek Wahabi di Sekolah dan Kampus
  • Bom bunuh diri, teroris, radikal
  • Prof Sumanto Al Qurtuby
  • Radikalisme
  • Gubernur Jatim dan Kiai NU
  • Bukalapak Hapus Donasi ACT
  • Radikalisme di Kampus
  • Dirjen Bea dan Cukai

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: