News Ticker

Raja Salman Restui Pengerahan 500 Tentara AS di Arab Saudi

Raja Salman dan Trump Arab Saudi

Arrahmahnews.com, Riyadh – Raja Salman telah menyetujui pengerahan ratusan tentara AS di Arab Saudi di tengah meningkatnya ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran.

Menurut kementerian pertahanan, Raja Salman telah memberikan persetujuannya “berdasarkan kerja sama antara Arab Saudi dan Amerika Serikat” dan “keinginan Washington untuk meningkatkan segala sesuatu yang dapat menjaga keamanan kawasan dan stabilitasnya.”

CNN melaporkan pada hari Kamis bahwa sekitar 500 tentara diperkirakan akan dikirim ke Pangkalan Udara Pangeran Sultan, yang terletak di daerah gurun di sebelah timur ibukota Saudi, Riyadh.

Dua pejabat militer AS mengatakan kepada CNN bahwa sejumlah kecil pasukan dan personel pendukung sudah berada di pangkalan udara, dengan persiapan awal untuk penempatan sistem rudal Patriot, perbaikan landasan pacu dan lapangan udara.

BacaAS Siap Sebar Pasukan Tambahan ke Arab Saudi

Washington diperkirakan akan menerbangkan pesawat siluman, generasi kelima F-22 dan pesawat tempur lainnya dari pangkalan udara tersebut, kata pejabat AS yang tidak disebutkan namanya.

Kerajaan tidak menjadi tuan rumah bagi pasukan AS sejak 2003 ketika mereka menarik diri menyusul berakhirnya perang Irak. Pasukan AS hadir di Arab Saudi selama 12 tahun, dimulai dengan Operasi Badai Gurun pada tahun 1991, ketika mantan diktator Irak Saddam Hussein menyerbu Kuwait.

Pada puncak perang Irak, 200 pesawat AS ditempatkan di pangkalan udara Pangeran Sultan, yang terletak sekitar 80 kilometer selatan Riyadh. (ARN)

Iklan
  • Adegan Film Hayya
  • Jokowi gendong Anak Berkebutuhan Khusus
  • Proyek Wahabi di Sekolah dan Kampus
  • Netizen Mataram Kirim Surat Terbuka Menohok Kepada Gubernur Sumbar
  • Harimau Jokowi Resmi Laporkan Fadli Zon ke Bareskrim
  • Touring Jokowi

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: