News Ticker

IRGC: Kapal Perang Inggris Coba Hentikan Penyitaan Kapal Tanker Namun Gagal

  • Suriah
  • Baliho Rabbani
  • Ninoy Karundeng, Penculikan, Kriminal
  • Mbah Moen di Shalatkan di Masjidil Haram
  • Yusuf Muhammad: Pecat Petinggi Serikat "Khilafah" Pertamina
  • Inkonstitusional, PA 212, Jokowi
  • Poster Trump
  • Joko Widodo
  • Halaqah Kemasjidan
Kapal Tanker Selat Hormuz

Arrahmahnews.com, Selat Hormuz – Sebuah kapal perang Angkatan Laut Inggris yang mengawal kapal tanker Stena Impero sebelum ditangkap oleh IRGC pada hari Jumat, berusaha untuk melakukan “perlawanan dan campur tangan” guna menghentikan militer Iran membawa kapal tanker itu ke pantai.

Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Jeremy Hunt menuduh Teheran mengambil jalur berbahaya melalui perilaku ilegal dan tidak stabil” setelah penyitaan kapal tanker berbendera Inggris di Selat Hormuz, pada Hari Jumat oleh Korps Pengawal Revolusi Islam Iran.

Sebelumnya, media Iran melaporkan bahwa kapal tanker berbendera Inggris itu ditahan setelah bertabrakan dengan kapal penangkap ikan Iran dan mengabaikan panggilan daruratnya. Menurut juru bicara IRGC, Brigjen Ramezan Sharif, kapal tanker Inggris tersebut mematikan pelacaknya, dan sudah diberi banyak peringatan tentang perilaku yang tidak aman sebelum ditangkap.

Baca: IRGC Tangkap Kapal Tanker Minyak Inggris di Selat Hormuz

Juru bicara IRGC itu menuduh bahwa kapal Angkatan Laut Kerajaan Inggris melakukan campur tangan untuk mencoba menghentikan komando angkatan laut Iran, termasuk dengan beberapa helikopter yang terbang di sekitarnya.

Sharif menekankan bahwa tindakan IRGC selama insiden Jumat itu sudah sangat sesuai dengan hukum maritim internasional yang berlaku di Teluk Persia dan Selat Hormuz. Menurut juru bicara itu, beberapa kapal asing yang gagal mematuhi peraturan-peraturan ini, terlibat dalam perilaku yang ia sebut ‘arogan, provokatif, dan mengancam.’

Menurut laporan Sputnik saat berita ini diturunkan pada Sabtu (20/07), Kementerian Pertahanan Inggris menolak berkomentar kepada Reuters tentang kebenaran apa yang dikatakan oleh juru bicara IRGC itu.

Baca: Jenderal IRGC Ancam Rebut Kapal Minyak Inggris Jika Tanker Iran Tidak Dilepas

Sharif mengindikasikan bahwa kapal tanker Inggris yang disita sekarang berada di sebuah pelabuhan di provinsi Hormozgan, dengan “prosedur hukum dan peradilan” untuk menyelidiki insiden yang sedang berlangsung.

Inggris kini terjebak dalam masalah dengan Iran pasca kerajaan menahan supertanker Iran Grace 1 di lepas pantai Gibraltar awal bulan ini. Insiden tersebut segera meningkatkan ketegangan meningkat antara London dan Teheran.

Penyitaan kapal Inggris ini membuat para kritikus mempertanyakan mengapa Inggris gagal memberikan perlindungan terhadap kapal tanker minyaknya meski menyadari akan ada pembalasan dari Iran.

“Inggris seharusnya jangan berpura-pura kami terkejut dengan insiden Stena Impero,” kritik Lord West, mantan kepala Angkatan Laut Kerajaan Inggris, kepada Sky News, Sabtu (20/07).

West mengatakan Angkatan Laut Inggris memiliki kapal militer yang terlalu sedikit dan akan merasa sangat sulit untuk menyediakan pengawalan untuk kapal dagang.

Pembalasan Teheran ini menjadi “tamparan” bagi London. Sebab, Inggris sudah pasti menyadari akan adanya pembalasan seperti itu, namun gagal mencegah. Padahal, kapal-kapal perang Inggris selama sepekan terakhir dilaporkan dikirim ke Teluk Persia. (ARN)

Iklan
  • Cuitan Gus Nadir
  • Teroris, ISIS, Militan
  • FIFA, Jokowi, Jersey
  • Kekuatan Militer Iran Vs Inggris
  • Pelarangan Cadar, Cadar, Burqa
  • Eks Kombatan Gama Laporkan Sandiaga Uno dan Dahnil ke Polisi
  • Sidang Ahmad Dhani Ricuh

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: