News Ticker

Iran Konfirmasi Arab Saudi Rilis Kapal Tankernya yang Ditahan sejak April

Kapal tanker Happiness 1 #Iran

Arrahmahnews.com, Teheran – Teheran mengkonfirmasi laporan yang beredar sebelumnya bahwa sebuah kapal tanker minyak Iran, yang ditahan oleh Arab Saudi lebih dari dua bulan lalu, telah dirilis, mengatakan kapal itu sekarang dalam perjalanan kembali pulang.

Menteri Jalan dan Pengembangan Kota Iran, Mohammad Eslami mengatakan bahwa kapal tanker minyak bernama Happiness I itu telah dibebaskan setelah serangkaian negosiasi.

Berita itu pertama kali muncul di media pada hari Sabtu (20/07), dengan laporan mengatakan bahwa kapal tanker itu pulang dengan seluruh kru.

Baca: Arab Saudi Sandera Kapal Tanker Iran

Arab Saudi mengumumkan pada awal Mei bahwa penjaga pantainya telah menyelamatkan sebuah kapal tanker minyak Iran yang bermasalah dengan 26 kru di pelabuhan Laut Merah Jeddah, setelah menghadapi “kegagalan mesin dan hilangnya kendali.”

Menurut pejabat Iran, insiden itu terjadi pada 30 April ketika Happines I sedang dalam perjalanan ke Terusan Suez, dan bahwa air telah bocor ke ruang mesin tanker.

Saudi menolak untuk melepaskan kapal itu, dan, pada saat yang sama, menuntut agar Iran membayar 200.000 dolar perhari untuk pemeliharaan kapal itu di kota pelabuhan Jeddah, sekitar 10 juta dolar untuk totalnya.

Baca: Atwan: Keamanan Energi Global Terancam oleh AS bukan Iran

Kapal akhirnya dirilis pada hari Sabtu pukul 6:15 (waktu setempat) “berkat upaya khusus yang dilakukan oleh Pelabuhan dan Organisasi Maritim Iran dan dengan izin dari pihak berwenang di pelabuhan Jeddah,” kata Eslami.

“Kapal tanker itu sekarang sedang diderek ke perairan teritorial Iran oleh dua kapal penarik karena mesinnya tidak berfungsi dan perlu diperbaiki,” ujar pejabat itu menambahkan.

‘Happiness 1 kembali pulang’

Kemudian pada hari Minggu (21/07), juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Abbas Mousavi juga mengkonfirmasi laporan bahwa kapal tanker Iran sedang dalam perjalanan ke Iran setelah dibebaskan oleh otoritas pelabuhan Saudi di Jeddah.

“Kapal tanker Happiness 1, yang telah berlabuh di pelabuhan Jeddah Arab Saudi karena kesalahan teknis pada 2 Mei, akhirnya meninggalkan pelabuhan Jeddah menuju pelabuhan Iran pada 20 Juli setelah berbagai konsultasi dan tindak lanjut yang tak henti-hentinya oleh Kementerian Luar Negeri dan pejabat terkait dan setelah kesalahan teknis diperbaiki, “kata Mousavi.

Diplomat Iran itu juga menambahkan bahwa seorang anggota awak kapal Iran lainnya, yang disebut Saviz, yang telah terluka dalam kecelakaan pada 3 Juni dan dibawa ke rumah sakit di Jizan Arab Saudi untuk perawatan juga telah dibawa ke Oman setelah konsultasi yang dilakukan oleh Kemenlu Iran.

Baca: Sekjen Hizbullah: Jika Perang Lawan Iran Terjadi, AS Takkan Sanggup Mengakhiri

Mousavi kemudian menyatakan bahwa karena terputusnya hubungan diplomatik antara Iran dan Arab Saudi, kedua masalah maritim ini diupayakan melalui berbagai saluran diplomatik.

“Kami berterima kasih kepada Swiss dan Oman serta para pejabat terkait di Arab Saudi karena menyediakan layanan yang diperlukan berkaitan dengan dua masalah ini,” tambah juru bicara Iran itu. (ARN)

Iklan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: