NewsTicker

PLO: Mahkamah Internasional Harus Adili Israel atas Pembongkaran Perumahan di Yerusalem

Israel hancurkan perumahan di Yerusalem Yerusalem

Arrahmahnews.com, Ramallah – Sekretaris Jenderal Organisasi Pembebasan Palestina (PLO), Saeb Erekat, mengutuk keras pembongkaran bangunan perumahan warga Palestina baru-baru ini di Yerusalem Timur al-Quds oleh Israel. Ia menekankan hal ini sebagai kejahatan perang, menyerukan masyarakat internasional untuk mendorong Mahkamah Pidana Internasional (ICC) ) untuk membuka penyelidikan segera atas insiden tersebut.

Pada hari Selasa, Erekat meminta Komisaris Tinggi untuk Hak Asasi Manusia, Michelle Bachelet, untuk mengimplementasikan mandatnya di bawah resolusi Dewan Hak Asasi Manusia 31/36 PBB, yang menuntut database semua perusahaan bisnis yang terlibat dalam aktivitas permukiman Israel di wilayah Palestina yang diduduki, dan untuk mengupayakan perlindungan internasional bagi warga Palestina yang hidup di bawah pendudukan Israel.

Ia juga mengecam langkah-langkah yang diambil oleh otoritas Israel untuk mengusir warga Palestina dari Yerusalem al-Quds, termasuk perampasan tanah, penyitaan kertas identitas, pencabutan status kependudukan dan penolakan reunifikasi keluarga.

Baca: VIDEO: Pasukan Israel Mulai Hancurkan Rumah-rumah di Yerusalem Al-Quds

“Pasukan pendudukan Israel, dengan dukungan Mahkamah Agung Israel, telah memerintahkan pembongkaran bangunan-bangunan ini dengan dalih keamanan, tetapi pembongkaran di Sur Baher adalah contoh lain dari kebijakan dan praktik ilegal Israel yang bertujuan menghilangkan keberadaan orang-orang Palestina di Yerusalem (al-Quds) dan mempertahankan keberadaan pendudukan Israel,” ujar Erekat menyoroti.

Pejabat tinggi Palestina itu lebih lanjut mencatat bahwa rezim Israel terus “melarikan diri dari hukuman berkali-kali” meskipun ada seruan berulang-ulang bagi masyarakat internasional untuk campur tangan dan menghentikan pembongkaran rumah-rumah Palestina, yang mengakibatkan pemindahan paksa.

Baca: Israel Lukai Hampir 100 Demonstran Gaza, Termasuk 4 Paramedis

“Komunitas internasional tidak hanya gagal menghentikan pembongkaran dan pemindahan paksa di Sur Baher, tetapi juga gagal meminta pertanggungjawaban Israel atas pelanggaran hukum internasional yang berkelanjutan. Tindakan Israel tidak hanya merupakan pelanggaran serius terhadap Konvensi Jenewa Keempat, tetapi merupakan kejahatan perang berdasarkan Statuta Roma dari ICC. Karena itu, kami menyerukan penghentian segera kejahatan yang dilakukan di Negara Palestina yang diduduki,” kata Erekat.

Pernyataan itu muncul sehari setelah ratusan tentara Israel dengan buldoser merobohkan rumah-rumah di Sur Baher meskipun ada protes lokal dan kritik internasional. (ARN)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: