NewsTicker

IRGC: Klaim AS Jatuhkan Drone Iran adalah Kebohongan Besar

Jenderal Hossein Salami Pasukan Garda Revolusi Iran

Arrahmahnews.com, Iran – Kepala komandan Korps Pengawal Revolusi Islam (IRGC) Iran, menolak seluruh klaim para pejabat Amerika bahwa pasukan AS mungkin telah menjatuhkan lebih dari satu pesawat tanpa awak Iran di Teluk Persia, menyebut klaim itu sebagai sebuah “kebohongan besar” menekankan bahwa Republik Islam tidak kehilangan satupun drone mereka.

“Saya, dengan ini, mengumumkan secara resmi bahwa tidak ada pesawat tak berawak milik Republik Islam Iran telah ditembak jatuh,” ujar Mayor Jenderal Hossein Salami kepada para wartawan di kota Iran barat, Khorramabad, pada Rabu sore (24/07).

Ia melanjutkan dengan mengatakan bahwa sebuah pesawat tak berawak Iran sedang dalam misi pengintaian di langit di atas perairan Teluk Persia selama tiga jam dan 40 menit, menggarisbawahi bahwa pesawat itu mengirim gambar dan video dari kapal regional dan transregional dimana beberapa di antaranya disiarkan untuk mencerahkan Opini publik Iran dan dunia.

Baca: Komandan CENTCOM Yakin Jatuhkan Drone Iran, Tapi Tak Punya Bukti!

Salami kemudian menantang AS untuk menunjukkan bukti yang meyakinkan atas klaim mereka menembak jatuh drone Iran, dengan mengatakan, “Hari ini, dunia tidak akan percaya pernyataan tidak berdasar.”

“Musuh harus menunjukkan serpihan drone buatan Iran (yang katanya ditembak jatuh itu) dan mendukung klaim mereka. Kalau tidak, tidak ada yang akan percaya tuduhan palsu mereka, “kata komandan IRGC tersebut.

“Saya menyatakannya dengan tegas: Ini adalah kebohongan besar dan kami telah membuktikannya salah. Musuh harus memberikan bukti untuk klaim mereka, karena kami telah memvalidasi apa yang telah kami lakukan. Mereka (musuh) harus melakukan hal yang sama, ”tambahnya.

Baca: Atwan: AS dan Sekutunya Bodoh Jika Terus Dorong Iran ke Jurang Perang

Pernyataan itu datang sebagai reaksi terhadap komentar oleh seorang jenderal AS yang mengklaim pasukan AS mengambil tindakan terhadap drone Iran kedua di Selat Hormuz pekan lalu, tetapi tidak melihat drone masuk ke air.

“Kami yakin kami menjatuhkan satu drone; kami mungkin telah menjatuhkan satu detik,” Komandan CENTCOM Jenderal Kenneth McKenzie mengatakan pada hari Selasa, namun gagal untuk memberi bukti atas klaim sebelumnya soal menembak jatuh drone yang pertama meskipun mengklaim memiliki rekamannya. (ARN)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: