News Ticker

Takut Ditangkap Iran, Inggris Kawal Tanker Minyak Kerajaan di Selat Hormuz

LONDON – Mantan Menteri Luar Negeri Inggris Jeremy Hunt sebelumnya menegaskan bahwa kapal militer HMS Montrose, baru-baru ini mengawal sejumlah kapal berbendera Inggris yang berlayar melalui Selat Hormuz di tengah ketegangan London dengan Teheran atas supertanker minyak yang ditahan di Selat Gibraltar.

Angkatan Laut Kerajaan menerima tugas untuk mengawal semua kapal di bawah bendera Inggris yang berlayar melalui Selat Hormuz, kata Kementerian Pertahanan. Pengumuman itu muncul sehari setelah Kabinet Perdana Menteri Inggris yang baru diangkat.

“Angkatan Laut Kerajaan ditugasi untuk mengawal kapal-kapal berbendera Inggris melalui Selat Hormuz, baik secara individu atau dalam kelompok, seandainya ada pemberitahuan yang cukup tentang perjalanan mereka”, kata juru bicara pemerintah.

BacaVIDEO: Jet Tempur Suriah Hancurkan Puluhan Kendaraan Jihadis di Hama Utara.

Juru bicara itu lebih lanjut menekankan pentingnya kebebasan navigasi dalam perdagangan global dan menegaskan bahwa Inggris akan melakukan segala daya untuk mempertahankannya. Mantan Menteri Luar Negeri Jeremy Hunt sebelumnya mengatakan bahwa kapal perang, HMS Montrose, yang ditempatkan di Teluk telah mengawal sejumlah kapal Inggris yang berlayar di wilayah tersebut.

Pemerintah Inggris juga mengumumkan rencana untuk membentuk pasukan Eropa yang bertugas memastikan kebebasan navigasi dengan Prancis, Italia, dan Denmark yang dilaporkan mendukung gagasan itu.

Pernyataan itu muncul setelah Iran menahan kapal tanker Inggris Stena Impero pada 19 Juli karena pelanggaran undang-undang maritim, setelah mengabaikan peringatan, mematikan perangkat GPS, dan bertabrakan dengan kapal nelayan. Pejabat Iran menegaskan bahwa penangkapan Stena Impero bukanlah “pembalasan”.

Otoritas Inggris menahan kapal tanker Grace 1, yang membawa minyak Iran, yang dicurigai berlayar ke Suriah dan dengan demikian melanggar sanksi UE terhadap negara itu. [ARN]

Iklan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: