NewsTicker

Motif Tersembunyi Dibalik Tawaran Pompeo Kunjungi Iran

Mike Pompeo Mike Pompeo

Arrahmahnews.com, Washington – Jelas bahwa Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo memiliki “motif tersembunyi” dengan melakukan perjalanan ke Iran dan diwawancarai oleh media berita Iran. Seorang analis Amerika menjelaskan hal ini.

Pada hari Kamis, 25 Juli, Pompeo mengatakan bahwa ia bersedia pergi ke Iran untuk mengadakan pembicaraan di tengah-tengah ketegangan antara Teheran dan Washington.

Ditanya apakah ia mau pergi ke Teheran, Pompeo mengatakan dalam sebuah wawancara dengan Bloomberg TV, “Tentu. Jika itu panggilannya, saya dengan senang hati pergi ke sana … Saya akan menyambut baik kesempatan untuk berbicara langsung kepada orang-orang Iran.”

Baca: Pompeo Sebut AS Siap Negoisasi Tanpa Prasyarat dengan Iran

Beberapa pengamat independen mengatakan bahwa Pompeo sebenarnya tidak terlalu tertarik untuk berbicara dengan orang-orang Iran, tetapi sebenarnya khawatir dengan cara Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif menyampaikan kasus Iran di media Amerika dan kepada publik AS.

Mereka mengatakan Pompeo ingin melawan Zarif dengan mendorong gagasan bepergian ke Teheran dan berbicara kepada media Iran yang telah mendapat beberapa pembatasan di Amerika Serikat. Washington juga telah menekan raksasa media sosial untuk memblokir saluran media Iran di YouTube dan Google.

Preston mengatakan bahwa Pompeo “berpikir ini adalah kesempatan untuk mencetak beberapa poin propaganda.”

Baca: Pompeo Klaim Amerika Tidak Mencari Perang dengan Iran

“Ia mungkin melihat ini entah bagaimana memberikan bentuk di mana ia dapat memulai beberapa poin propaganda yang ia pikir akan mempengaruhi orang-orang Iran,” kata Preston kepada Press TV dalam sebuah wawancara pada hari Senin.

“Sekarang jelas dia terlalu percaya diri tentang itu,” tambah Preston.

“Mungkin juga itu hanya gertakan; ia mungkin juga berusaha menampilkan dirinya sebagai orang yang berpikiran terbuka untuk negosiasi, ”lanjutnya.

“Sekarang, kita tahu dari melihat perilaku pemerintahan Trump dalam beberapa waktu terakhir, kita tahu bahwa sayap Pompeo dan Bolton dari pemerintahan Trump telah terus-menerus mendorong agresi yang semakin banyak oleh Amerika Serikat terhadap Iran. Kita telah melihatnya berulang kali, ”kata sang analis.

Ia menyatakan, “Mike Pompeo tampaknya bukan seseorang yang tertarik pada perdamaian dan negosiasi yang adil, negosiasi jujur antara Amerika Serikat dan Iran.”

“Jadi jelas bahwa Mike Pompeo memiliki motif tersembunyi,” katanya. (ARN)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: