Eropa

Istri Penguasa Dubai Ajukan Permohonan Perlindungan ke Pengadilan Inggris

Putri Haya

Arrahmahnews.com, London – Putri Haya, istri penguasa Dubai, Sheikh Mohammed bin Rashid Al Maktoum, telah mengajukan permintaan perlindungan dari pernikahan paksa yang berkaitan dengan anak-anak mereka di Inggris.

Pengadilan Tinggi yang berbasis di London pada hari Selasa melangsungkan sidang dengar dimana Puteri Haya binti Al Hussein, saudara tiri raja Yordania Raja II, mengajukan permohonan untuk perintah paksaan tersebut, hak perwalian anak-anak mereka, dan perintah larangan penganiayaan terhadap dirinya sendiri.

Pada sidang pendahuluan pada hari Selasa, Hakim Andrew McFarlane mengizinkan media untuk melaporkan bahwa Putri Haya telah membuat permohonan.

Baca: Perselingkuhan Putri Haya, Sekedar Rumor atau Sebuah Konspirasi?

Di lain pihak, Sheikh Mohammed juga mengajukan permohonan ke Pengadilan Tinggi untuk meminta dipulangkannya putranya Zayed yang berusia 7 tahun, dan putrinya yang berusia 11 tahun Al Jalila ke Dubai.

Di bawah hukum Inggris, pernikahan paksa berbeda dari pernikahan yang diatur, ataupun pernikahan tanpa persetujuan penuh serta kehendak bebas kedua belah pihak.

Perintah perlindungan dari pernikahan paksa dapat digunakan untuk membantu seseorang, yang dipaksa menikah atau yang menjadi korban pernikahan paksa.

Baca: Kabur dari Pangeran Dubai, Putri Haya kini Terlibat Perebutan Hak Asuh Anak

Mereka bias mengajukan permohonan terhadap orang yang bersangkutan, pihak ketiga yang relevan atau siapa pun dengan izin pengadilan.

Permohonan itu harus mencakup perincian tentang bagaimana pemohon ingin dilindungi oleh pengadilan. (ARN)

Comments
To Top
%d blogger menyukai ini: