News Ticker

Ngaku Khilaf, Lisa Marlina ke Bali Tapi Niluh Djelantik ‘Ogah’ Temui

  • Rudi S. Kamri: Amien Rais, Provokator Sejati Perusak Kerukunan Negeri
  • Palestina
  • Densus 88 AntiTeror
  • Sertifikat
  • Erizeli Bandaro Jawab Komentar 'Rasis' Rizal Ramli Sebut 'Ahok Kelas Glodok'
  • Youssef Fenianos
Niluh Djelantik laporkan Lisa Marlina Niluh Djelantik

Arrahmahnews.com, Bali – Lisa Marlina, pemilik akun Twitter @lisaboedi, diam-diam datang ke Bali untuk menemui desainer kondang Niluh Djelantik. Desainer ini sebelumnya telah melaporkan Lisa Marlina ke pihak berwajib, karena dianggap telah menghina dan melecehkan Bali lewat pernyataannya di media sosial, seperti dilansir lenteraesai.com (30/07/2019).

Namun demikian, kedatangan Lisa Marlina pada Senin (30/7) yang secara khusus untuk menemui Niluh Djelantik, tidak berjalan sesuai harapan wanita asal Bandung tersebut. Hal ini disebabkan Niluh Djelantik enggan ‘ogah’ menemui Lisa Marlina.

“Mbok Luh akhirnya mengutus saya untuk bertemu dengan Saudara Lisa Marlina di sebuah resto di Kuta. Saya datang bersama bertiga bersama Mocka Jatmika (Ketua Umum FP NKRI) dan Jemima Mulyandari (Pengurus FP NKRI). Sedang Saudara Lisa datang bersama keluarganya berjumlah 4 orang,” kata Daniar Trisasongko, penasihat hukum Niluh Djelantik, di Kuta, Badung.

Baca: Niluh Djelantik Tetap Polisikan Lisa Marlina Meski Berkali-kali Minta Maaf

Daniar melanjutkan, pada intinya Lisa mengutarakan kekhilafannya atas apa yang ditulisnya di media sosial. “Akan tetapi Mbok Luh belum bersedia bertemu dan mengatakan menyerahkan prosesnya pada Polda Bali,” kata Daniar menjelaskan.

Sementara itu, sebelumnya Niluh Djelantik datang ke kantor polisi untuk meneruskan proses BAP terhadap Lisa Marlina yang dianggap telah menghina dan melecehkan Bali lewat pernyataannya di media sosial.

Niluh Djelantik mengaku mendapatkan informasi tentang penghinaan terhadap Bali pada 20 Juli 2019. Sebelum melaporkan Lisa, Niluh Djelantik juga sempat berkomunikasi dengan terlapor yaitu Lisa Marlina melalui WhatsApp (WA) milik pribadi Niluh Djelantik.

Baca: Kaitkan Kasus dengan Agama, Niluh Djelantik Kembali ‘Semprot’ Lisa Marlina

Dengan jelas melalui akun twitter, Lisa Marlina menuliskan pada tanggal 20 Juli 2019, jam 8:49 AM @lisaboedi: “Di Bali itu ga ada pelecehan sexual Karena kl dilecehkan ya seneng2 aja, mau menyalurkam hasrat pun gampang karena pelacur dan pelacuran nya available setiap jengkal, modal sedikit dapat. Jadi ga akan akan ada yg dilaporin lah”.

Cuitan ini sontak mendapat respon warganet secara bertubi-tubi dalam waktu singkat. Bahkan, tidak lama berselang tokoh DPR RI terpilih Niluh Djelantik dengan tegas menuliskan melalui akun facebooknya:

Lisa Marlina. Aku gak peduli dengan orientasi atau pilihan politikmu. Tapi setidaknya berpikir dulu sebelum kamu menuliskan hinaan itu bahwa pelacuran dan pelacur available di setiap jengkal di Bali.

Baca: Cuitan Hina Warga Bali, Niluh Djelantik Akan Polisikan Akun Lisa Marlina

Sungguh kebencianmu telah menutupi hatimu.

Teruntuk pak Boediman Soemali.

Mohon nasehati Neng Lisa ya Pak.

Sekalian ajak piknik jauhan dikit agar gak kayak katak dalam tempurung 

#peluktianglistrik

Selanjutnya, Niluh Djelantik kembali menulis:

Kesayangan, sampaikan pesanku ke doi ya. Terimakasih 

Kepada Lisa Marlina,

Selamat malam.
Silakan kirim alamat rumah dan nomor telponmu ya ke 0817567888.

Besok aku akan ke kantor polisi untuk melaporkan penghinaanmu pada Bali dimana kamu menuliskan pelacur dan pelacuran available di setiap jengkal Bali.

Bali adalah tanah kelahiran kami, kami tak akan tinggal diam martabat pulau kami kamu lecehkan.

Mengenai klarifikasimu bahwa hinaan itu kamu tuliskan karena ada orang Bali yang menghina Islam, Hijab dan Tanah Jawa silakan disampaikan ke pak polisi dan jangan lupa bawa barang bukti data orang Bali mana yang melakukannya.

Siap-siap curhatmu diketikin sayang.

Ketjup Sayang, Niluh Djelantik. (ARN)

Iklan
  • Bos Djarum
  • Ilustrasi Jokowi pindahkan ibukota
  • Idham Aziz, Calon Kapolri, Polri
  • Jokowi
  • BIADAB! Akun Instagram Shenall.ap Fitnah Gus Mus
  • Cuitan Gus Nadir

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: