News Ticker

Tentara dan Milisi Bayaran Saudi Tewas Dihajar Rudal Yaman di Kamp Mereka di Najran

Perang Yaman Perang Yaman

Arrahmahnews.com, Najran – Beberapa tentara Saudi dan milisi bayaran Riyadh tewas ketika pasukan militer Yaman dan sekutu mereka melancarkan serangan rudal terhadap kamp-kamp mereka di provinsi Najran, selatan Arab Saudi, sebagai pembalasan atas pembantaian terus menerus kerajaan terhadap warga sipil negara tetangganya itu.

Biro media gerakan Houthi Ansarullah mengumumkan dalam sebuah pernyataan bahwa unit pertahanan rudal Yaman telah menembakkan lima rudal dan peluru artileri Zelzal-1 buatan dalam negeri pada posisi tentara bayaran Saudi di wilayah al-Sadis di daerah itu, yang terletak 844 kilometer (524 mil) selatan ibukota Saudi, Riyadh, pada Selasa sore.

Pernyataan itu menambahkan bahwa rudal menghantam sasaran yang ditentukan dengan sangat tepat, meninggalkan sejumlah anggota milisi Saudi yang terbunuh dan terluka.

Baca: Pembantaian Mengerikan Saudi di Pasar Yaman, 36 Tewas dan Terluka termasuk Anak-anak

Sebelumnya pada hari itu, sejumlah tentara bayaran Saudi juga tewas dan terluka ketika pasukan Yaman dan pejuang dari Komite Populer menyerang posisi mereka di daerah Moraba’a al-Shaja’a di wilayah Saudi yang sama.

Lusinan tentara Saudi dan tentara bayaran mereka tewas dalam serangan rudal Yaman terhadap posisi mereka di wilayah barat daya kerajaan, Asir.

Secara terpisah, pasukan Yaman dan sekutu mereka juga meluncurkan rentetan serangan artileri di kubu tentara bayaran Saudi di distrik Qa’atabah di provinsi selatan Dhale, Yaman, yang menyebabkan sejumlah milisi yang didukung Riyadh tewas dan terluka.

Baca: Pasca Serangan Drone, Rudal Balistik Yaman Hajar Pusat Komando Saudi di Najran

Beberapa tentara bayaran Saudi juga tewas dan terluka ketika sebuah ledakan bom menghantam mereka di daerah al-Jarrah di provinsi selatan Yaman, Ta’izz.

Arab Saudi dan sejumlah sekutu regionalnya meluncurkan kampanye menghancurkan terhadap Yaman pada Maret 2015, dengan tujuan membawa pemerintah Hadi kembali berkuasa dan menghancurkan gerakan Ansarullah.

Angka resmi PBB mengatakan bahwa lebih dari 15.000 orang telah terbunuh di Yaman sejak kampanye pemboman yang dipimpin Saudi dimulai. Sementara angka dari Kementerian Kesehatan Yaman menunjukkan jumlah yang jauh lebih tinggi yaitu korban tewas lebih dari 60.000 jiwa.

Perang Saudi telah berdampak pada lebih dari tujuh juta anak-anak di Yaman yang menurut angka-angka UNICEF kini menghadapi ancaman kelaparan serius. Lebih dari 6.000 anak telah terbunuh atau menderita luka serius sejak 2015, kata badan anak-anak PBB itu. Situasi kemanusiaan di negara ini juga telah diperburuk oleh wabah kolera, polio, dan campak. (ARN)

Iklan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: