NewsTicker

Jurnalis: Selain Khashoggi, Bin Salman Berencana Bunuh 30 Orang Lainnya

Turan Kışlakçı Pembunuhan

Arrahmahnews.com, ANKARA – Ketua Asosiasi Media Turki-Arab, Turan Kışlakçı, yang merupakan teman dekat Jamal Khashoggi, meyakini bahwa selain Khashoggi, Putra Mahkota Saudi, punya rencana untuk membunuh 30 orang lain yang menentang pemerintahannya.

Tahun lalu pada 2 Oktober, Saudi sekali lagi menarik perhatian komunitas internasional atas politik destruktif kerajaan dengan pembunuhan jurnalis pembangkang Jamal Khashoggi di Konsulat Saudi di Istanbul. Peristiwa ini menunjukkan bahwa posisi Arab Saudi jauh dari demokrasi, dan para politisinya tidak mentolerir segala bentuk kritik serta dapat dengan mudah menekan oposisi, siapapun itu.

Satu tahun setelah insiden yang digambarkan sebagai insiden pahit dalam sejarah Timur Tengah ini, pengadilan Khashoggi masih berlanjut dan bukti-bukti menunjukkan bahwa pelaku utama pembunuhannya tidak dituntut. Di sisi lain, Pangeran Mahkota Saudi Mohammed bin Salman yang memerintahkan kejahatan ini, tidak terusik.

Baca: Tunangan Khashoggi: Bungkamnya Putra Mahkota Saudi atas Laporan PBB Bukti Keterlibatannya

Turan Kışlakçı, Ketua Asosiasi Media Turki-Arab, dan teman dekat Jamal Khashoggi menyebut bahwa selain kawannya itu, ada 30 individu lain yang menjadi target pembunuhan oleh Mohammed Bin Salman.

“Bin Salman tidak hanya berencana untuk membunuh Khashoggi, ia juga berencana untuk membunuh 30 orang lain yang menentang pemerintahannya,” ujarnya kepada Mehrnews, Sabtu (27/07).

Bahkan dikatakan bahwa sebelum Khashoggi, Bin Salman memerintahkan pembunuhan empat orang yang menentang kebijakannya. Tetapi dengan terungkapnya pembunuhan Khashoggi, operasi pembunuhan 25 orang lainnya dihentikan.

Baca: Pakar PBB: Bukti Kredibel Tunjukkan Putra Mahkota Saudi Pembunuh Khashoggi

Kışlakçı juga menyebut bahwa sebenarnya Khashoggi dibunuh hanya karena sering mengkritik kebijakan Mohammed Bin Salman dan tidak lebih. Ia bahkan tidak cukup untuk disebut pembangkang karena Khashoggi adalah seorang konsultan Media Saudi juga.

“Ia tidak bisa disebut sebagai penentang Arab Saudi karena ia juga seorang konsultan media dari mereka, tetapi masalah utamanya adalah dengan beberapa kebijakan Putra Mahkota Saudi dan dia selalu mengkritiknya. Dia percaya bahwa kebijakan Bin Salman merusak keamanan kawasan. (ARN)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: