NewsTicker

Mantan Ajudan Putra Mahkota UEA: Perang Lawan Yaman sudah Selesai Bagi Abu Dhabi

Perang Yaman #Yaman

Arrahmahnews.com, UEA – Abdul-Khaleq Abdullah, mantan ajudan Pangeran Mahkota Emirat Mohamed Bin Zayed, mengatakan dalam sebuah tweet bahwa perang terhadap Yaman telah berakhir bagi Abu Dhabi.

Dalam sebuah tweet pada Sabtu malam, Abdullah menegaskan bahwa keterlibatan UEA dalam perang yang dipimpin Saudi terhadap Yaman telah berakhir dan akan segera diumumkan secara resmi.

“UEA, mulai sekarang, akan meletakkan semua beban politik dan diplomatiknya di belakang penyelesaian krisis dan membangun perdamaian bagi rakyat Yaman,” kata tokoh senior Emirat itu dalam postingannya.

Baca: Pertengkaran Dahsyat antara Pejabat UEA dengan Mantan Presiden Yaman

Menanggapi tweet Abdullah, Ania El Afandi, seorang jurnalis Aljazair, memposting sebuah tweet yang menanyakan kepada tokoh Emirat itu mengapa Uni Emirat Arab tidak menaruh beban politiknya, sejak awal, mendukung upaya mewujudkan perdamaian.

Kemudian wartawan Arab itu mempertanyakan retorika berakhirnya perang dalam postingan Abdullah itu, bertanya, “Perang harus berakhir secara resmi, apakah maksud kata-kata anda adalah Arab Saudi?”

“Ketiga, akankah blokade terhadap Qatar dicabut jika masalah dengan Iran diselesaikan?” tanyanya lebih lanjut.

Baca: VIDEO: Pasukan Yaman Sukses Luncurkan Rudal Generasi Terbaru Borkan-3

UEA tampaknya telah memulai putaran balik dalam kebijakan regionalnya setelah peringatan keras Iran kepada Abu Dhabi tentang konsekuensi mengerikan dari kebijakan destruktif UEA di wilayah tersebut.

UEA secara serius dikritik oleh Iran dan diperingatkan mengenai konsekuensi yang harus dihadapi setelah pesawat mata-mata AS lepas landas dari bandara Emirat dan menyusup ke wilayah udara Iran pada 20 Juni. Unit-unit pertahanan udara Iran menembak jatuh pesawat mata-mata Amerika itu dan mengajukan pengaduan ke PBB Dewan Keamanan (DK PBB).

Seorang anggota senior Dewan Transisi Selatan (STC) Yaman, yang berbicara dengan syarat anonim, mengatakan kepada outlet berita Arabi21 bahwa pejabat senior Emirat telah meyakinkan Teheran bahwa mereka akan memulai perubahan besar dalam kebijakan di provinsi selatan Yaman dan meluncurkan kerja sama intelijen dengan Gerakan Ansarullah. (ARN)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: