News Ticker

KPK Pakistan Tangkap Putri Mantan PM Nawaz Sharif atas Tuduhan Korupsi

Maryam Nawaz Putri Mantan PM Pakistan Nawaz Sharif

Arrahmahnews.com, Pakistan – Pemimpin oposisi Pakistan, putri dari mantan Perdana (PM) Menteri Nawaz Sharif, Maryam Nawaz, telah ditangkap, Reuters melaporkan pada hari Kamis mengutip juru bicara partai politik Liga Muslim Pakistan (N) Marriyum Aurangzeb.

“Maryam Nawaz telah ditangkap. Lembaga pemberantasan korupsi Pakistan (NAB) menangkapnya di Lahore dan kami belum diberi alasan atas penangkapannya,” kata juru bicara itu.

Baca: Pakistan Masukkan Nama Nawaz Sharif dalam Daftar Cekal

Dia menjadi tersangka kasus dugaan rasuah Pabrik Gula Chaudhry. Seperti dilansir Reuters, Kamis (08/08/2019), petugas NAB menangkap Maryam bersama kerabatnya, Yousaf Abbas. Mereka dibekuk ketika hendak membesuk sang ayah yang saat ini dipenjara di Lembaga Pemasyarakatan Lahore.

“Maryam dan Abbas ditangkap dalam kasus dugaan korupsi Pabrik Gu Chaudhry,” kata juru bicara Partai Liga Muslim Pakistan-Nawaz (PML-N), Azma Bukhari, seperti dilansir Reuters, Kamis (8/8).

“Keduanya (Maryam dan Abbas) sudah ditangkap, tetapi lokasi penahanan mereka akan ditentukan oleh kantor pusat di Islamabad,” demikian kata juru bicara NAB.

Baca: Pakistan Memanas, Nawaz Sharif Bersama Putrinya Ditangkap di Lahore

Pabrik Gula Chaudhry milik keluarga Sharif diduga digunakan untuk pencucian uang hasil korupsi. Sharif dan keluarga yang menguasai panggung politik Pakistan selama tiga dasawarsa juga dipenjara karena kasus rasuah.

Maryam adalah salah satu figur oposisi yang keras menentang Perdana Menteri Imran Khan dan militer Pakistan yang sangat berkuasa. Dia menuduh keduanya melarang unjuk rasa dan jumpa pers yang dilakukan oposisi dalam beberapa pekan ke belakang.

Baca: Otoritas Pakistan Tangkap Menantu Nawaz Sharif

Maryam juga menuduh kasus korupsi yang menjeratnya berbau politis. Namun, Khan dan militer membantah tudingan itu.  (ARN)

Iklan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: