News Ticker

Koalisi Pimpinan Saudi Serang Milisi Dukungan UEA di Aden

  • Kerusuhan Papua, Wamena, Papua
  • Kamar Kos pelaku di Police line
  • Hoaks Masjid Papua Dibakar
  • Polda Jatim
  • Jokowi
Milisi UEA dan Saudi Bentrok di Aden Milisi UEA dan Saudi Bentrok di Aden

Arrahmahnews.com, Yaman – Koalisi yang dipimpin Saudi balik menyerang posisi milisi yang didukung oleh Uni Emirat Arab (UEA) di Aden.

“Koalisi menyerang salah satu daerah yang menimbulkan ancaman langsung ke situs vital pemerintah,” kata TV Saudi mengutip pernyataan koalisi pada hari Minggu, merujuk pada istana bekas rezim Abd Rabbuh Mansur Hadi.

BacaSaudi dan UEA Bergerak Menuju Perang Proxy di Yaman

“Ini hanya operasi pertama dan akan diikuti oleh yang lain … Dewan Transisi Selatan (STC) masih memiliki kesempatan untuk mundur,” tambahnya.

STC adalah kelompok separatis di Yaman Selatan yang didukung oleh Emirat. Pada hari Sabtu, kelompok itu merebut istana “presiden” di Aden. Hadi seharusnya berkantor di situs tersebut tetapi sebagian besar masih kosong karena mantan presiden tinggal di Riyadh, ibukota Saudi.

Baca: Berebut Kekuasaan, Tentara Bayaran Saudi dan Milisi Dukungan UEA Bentrok Besar di Aden

Pernyataan hari Minggu tidak memberikan rincian lebih lanjut, termasuk spesifikasi target dan tidak segera jelas apakah milisi yang didukung Emirat menunjukkan perlawanan.

Tetapi serangan terhadap milisi adalah contoh besar pertikaian sejak Uni Emirat Arab mengumumkan rencana untuk menarik diri dari Yaman pada Juli lalu.

Milisi telah berperang melawan loyalis Hadi di Aden selama empat hari, tetapi koalisi belum melakukan intervensi, sampai sekarang.

Hadi masih mengajukan klaim kekuasaan bahkan ketika ia mengundurkan diri dan meninggalkan Yaman pada tahun 2015.

BacaSeparatis Dukungan UEA Kuasai Kamp-kamp Militer Milisi Bayaran Saudi di Aden

Setelah pengambilalihan situs di Aden oleh pasukan yang didukung Emirat, rezim Hadi mengatakan pihaknya menuduh UEA dan militan yang didukungnya bertanggung jawab atas “kudeta” di kota.

Pada hari Sabtu, koalisi pimpinan Saudi memerintahkan gencatan senjata segera, mengancam akan menggunakan kekuatan militer terhadap mereka yang melanggarnya. Dalam pernyataan yang dikeluarkan oleh Saudi Press Agency (SPA), juru bicara koalisi Turki al-Malki telah mendesak semua separatis yang didukung UEA untuk mundur.

Emirat menarik pasukannya dari Yaman karena sampai pada kesimpulan bahwa perang (gagasan Pangeran Mahkota Saudi Mohammed bin Salman) tidak dapat dimenangkan.

Arab Saudi dan Uni Emirat Arab diyakini sebagai kekuatan utama di balik perang terhadap Yaman dan mitra terdekat dalam koalisi yang menyerang negara miskin itu. (ARN)

Iklan
  • Kisah Jokowi
  • Bukalapk, ACT Donasi Ghouta
  • RUU KUHP
  • Video! Sugi Nur Tantang Duel Kabid Humas Polda Jatim
  • Keluarga Uno Dukung Jokowi-Ma'ruf
  • Andi Arief 'Kuwalat' Mahfud MD
  • Hina Fisik Kyai Ma'ruf, Nusron Wahid Semprot Ridwan Saidi Saat di ILC
  • Amien Rais, Politikus
  • Politikus Abdillah Toha

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: