News Ticker

Media China: Harapan AS agar Beijing Gabung Koalisi Maritim Hanya Angan-angan

Koalisi Maritim AS Koalisi Maritim AS

Arrahmahnews.com, China – Surat kabar yang dikelola pemerintah China menyebut bahwa harapan AS bahwa Beijing akan bergabung dengan koalisi maritim mereka yang diklaim bertujuan melindungi jalur pelayaran di Teluk Persia, hanyalah “angan-angan’ Washington belaka.

Global Times melaporkan bahwa tawaran AS untuk membentuk koalisi pengawalan kapal melalui Selat Hormuz sebenarnya merupakan bagian dari strategi Washington “untuk bertindak secara komprehensif” terhadap Iran.

“Bagaimanapun, hanya “segelintir negara” yang merespons kampanye propaganda AS melawan Republik Islam itu,” tambah surat kabar tersebut.

Baca: China Tetap Impor Minyak Iran Meski AS Terapkan Sanksi

Beberapa pejabat Amerika berharap China akan berpartisipasi dalam misi tersebut untuk mengurangi ketegangan antara kedua belah pihak, tetapi harapan seperti itu sangat tidak mungkin terjadi karena akan membahayakan kepentingan Beijing dan Teheran.

“Ini jelas angan-angan. Iran adalah mitra strategis komprehensif China dan China didedikasikan untuk menjaga perdamaian dan stabilitas di Teluk Persia. Koalisi semacam itu hanya akan merusak kepentingan Iran dan dengan demikian juga (kepentingan) China,” bunyi laporan tersebut.

Baca: China: Tekanan Maksimum AS Picu Reaksi Nuklir Iran

Global Times kemudia menyoroti kerja sama erat China dengan Iran dalam memerangi perompak dan upaya mereka menjaga stabilitas dan keamanan regional.

China telah mengirim armada angkatan laut dengan misi pengawalan ke Teluk Aden serta perairan Somalia dan mendirikan pangkalan dukungan di Djibouti untuk kapal-kapal Tentara Pembebasan Rakyat, kata laporan itu.

“Seharusnya ada koalisi maritim, tapi jelas bukan yang dipimpin oleh AS atau yang dimaksudkan untuk melayani kepentingan strategia AS. Koalisi itu sebenarnya harus melindungi kepentingan negara-negara Teluk Persia dan mitra dagang sah mereka,” katanya.

Baca: China Tolak Permintaan AS Hentikan Pembelian Minyak Iran

Laporan Global Times juga mengeluhkan tentang “arogansi dan tindakan nekat Washington” yang telah menyebabkan kekacauan di Teluk Persia.

Amerika Serikat telah mencoba membujuk sekutu-sekutunya untuk bergabung dengan koalisi dengan tujuan menyatakan memberikan “keamanan” untuk pengiriman pedagang di Selat Hormuz, di mana sekitar seperlima dari semua minyak yang dibutuhkan dunia melewatinya.

Hanya Israel dan Inggris yang menyambut seruan itu, sementara sekutu-sekutu Washington lainnya tidak menunjukkan penerimaan mereka. (ARN)

Iklan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: