News Ticker

Pasca Dibebaskan Inggris, AS Berusaha Kembali Sita Tanker Iran

Kapal Tanker Iran Kapal Tanker Iran

Arrahmahnews.com, Amerika Serikat –  Departemen Kehakiman AS (DOJ) mengeluarkan surat perintah untuk penyitaan kapal supertanker Grace 1 yang dioperasikan Iran sehari setelah Mahkamah Agung Gibraltar mengkonfirmasi pelepasan kapal yang semula dibajak tersebut.

Pada hari Kamis, pemerintah Gibraltar mengumumkan akan melepaskan kapal supertanker yang direbut oleh Marinir Inggris di Selat Gibraltar meskipun ada tekanan dari AS untuk penahanan kapal yang berkelanjutan.

Tidak jelas siapa yang akan melakukan penyitaan itu, tapi surat perintah Amerika itu mengatakan, kapal Grace1, dengan seluruh minyak yang dibawanya dan uang sebesar 995 ribu dollar bisa disita karena melanggar ‘Undang-undang Darurat Kekuatan Ekonomi Internasional’.

Baca: Gibraltar Lepas Tanker Grace 1 Iran Meskipun Ada Tekanan AS

Bagaimanapun, Hari Jumat (16/08) pagi para pejabat Iran mengatakan kapal itu sudah siap akan berlayar meninggalkan Gibraltar. Wakil kepala Organisasi Pelabuhan Iran, Jalil Eslami mengatakan, kapal Grace1 itu akan diganti namanya dan menggunakan bendera Iran, sebelum berlayar.

Pasukan angkatan laut Inggris secara ilegal membajak Grace 1 dan muatannya 2,1 juta barel minyak di Selat Gibraltar pada 4 Juli dengan dalih bahwa supertanker itu diduga membawa minyak mentah ke Suriah, melanggar sanksi unilateral Uni Eropa terhadap negara Arab itu.

Teheran, bagaimanapun, menolak klaim London bahwa kapal tanker itu menuju ke Suriah, mengecam tindakan itu sebagai “pembajakan laut.”

Baca: Para Ahli Barat: Tumbangnya Drone RQ-4A Pesan Kuat Iran untuk Amerika

Menyusul insiden tersebut, Kementerian Luar Negeri Spanyol melaporkan bahwa Inggris telah merebut kapal itu atas permintaan AS, yang telah berusaha menyusahkan kapal-kapal minyak internasional Iran sebagai bagian dari kampanye tekanan ekonomi terhadap Republik Islam.

Pemerintah Gibraltar juga mengatakan bahwa AS mengajukan permohonan untuk merebut kapal tanker minyak setelah sebuah laporan oleh media Inggris menyebut bahwa rilis kapal itu sudah dekat. (ARN)

Iklan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: