News Ticker

Pria Penyerang Polsek Wonokromo Berubah Setelah Ikut Pengajian Jemaah Cingkrang

Kamar Kos pelaku di Police line Kamar Kos pelaku di Police line

Arrahmahnews.com, Surabaya – Seorang Pria pelaku penyerangan Polsek Wonokromo kos di Sidosermo IV gang 1, Wonocolo, Surabaya. Pria berinisial IM namun akrab dipanggil Ali itu seorang penjual sempol.

“Keseharian jualan sempol dan makaroni yang dibungkus-bungkus dan dititipkan di warung-warung”, kata Ketua RT 03 RW 02 Ainul Arif kepada wartawan di lokasi, Sabtu (17/8/2019), seperti dikutip Detik.

Ainul mengatakan memang ada perubahan pada diri IM saat kos. Menurut Ainul perubahan terjadi pada diri IM ketika mengikuti pengajian-pengajian.

Baca: Polsek Wonokromo Diserang Pria Misterius, Salah Satu Polisi Dibacok

“Kira-kira satu tahunan. Kalau soal ikut pengajian-pengajian jemaah cingkrang itu kayaknya barusan. Cuman nggak tahu lagi kejelasannya. Tertutup (sejak ikut jemaah). Setelah istrinya bercadar dan ikut jemaah itu ya, setelah jualan masuk rumah, jualan masuk rumah,” ujar Ainul.

Namun Ainul mengatakan bahwa selama di kos, tidak ada suatu kegiatan atau gerakan yang mencurigakan pada diri IM. Tidak ada pertemuan dan perkumpulan yang menggunakan kamar kosnya.

Baca: Bahaya Kelompok Cingkrang Ancam Pluralisme dan Kebhinekaan di Indonesia

“Kalau disini tidak ada sama sekali. Nggak tahu kalau kumpul-kumpulnya di luar,” ungkap Ainul.

Ainul menceritakan IM dan istrinya sebelum mengenakan cadar sering berkumpul dengan dirinya. Namun setelah istri IM bercadar, mereka sudah tidak pernah lagi berkumpul dengan warga. “Kalau dulu sering karena anak kita sama-sama kecil. Kemudian setelah istrinya bercadar sudah tidak pernah,” tandas Ainul. (ARN)

Iklan
  • Kiai
  • Permadi Arya
  • Ganti Presiden, Jebakan Demokrasi Ala Kelompok Radikal
  • HTI Ormas Antek Asing
  • Polda Jabar
  • Yusuf Muhammad, Sugi Nur dan Kemunculan Neo Khawarij
  • #03PersatuanIndonesia

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: