News Ticker

Pertama Kalinya Yaman Tunjuk Duta Besar untuk Tehran

Ibrahim Mohammad al-Deilami, Duta Besar Yaman Untuk Tehran Ibrahim Mohammad al-Deilami, Duta Besar Yaman Untuk Tehran

Arrahmahnews.com, Tehran – Pemerintah Keselamatan Nasional Yaman menunjuk Ibrahim Mohammad al-Deilami sebagai duta besar luar biasa dan berkuasa penuh untuk ibu kota Iran, Teheran.

Pemimpin Gerakan Ansarullah, Abdulmalek al-Houthi memuji dukungan terang-terangan Iran untuk Yaman, dan menekankan bahwa negaranya ingin membangun kembali hubungan diplomatik dengan Iran.

“Ini akan menguntungkan negara Yaman untuk menerapkan perjanjian sebelumnya dengan Iran. Ada 70 perjanjian sebelum revolusi,” tambahnya.

BacaHouthi Ingatkan Saudi untuk Berhenti Jadi Alat Amerika

Pemimpin Yaman menegaskan bahwa Sana’a akan meningkatkan hubungan dengan Iran karena didasarkan pada alasan bersama, terutama masalah Palestina.

Mohammad Abdul Salam, Juru Bicara Gerakan Ansarullah yang mengepalai dewan nasional perundingan damai Yaman, mengucapkan selamat kepada al-Deilami atas pengangkatannya untuk misi di Teheran.

Dia menggarisbawahi bahwa menunjuk seorang duta besar Yaman untuk Teheran bertujuan untuk memperkuat fungsi struktural dan sejalan dengan inisiatif Dewan Politik Tinggi dan Pemerintah Keselamatan Nasional.

Al-Deilami adalah anggota delegasi Yaman yang bertemu dengan Pemimpin Tertinggi Revolusi Islam Ayatollah Sayyid Ali Khamenei pada pekan lalu.

BacaAbdulmalik Houthi: Serangan Drone Terbaru Bukti Saudi Gagal Paksa Yaman Bertekuk Lutut

Pada hari Sabtu, sebuah pertemuan trilateral diadakan antara Iran, gerakan Ansarullah Yaman dan empat negara Eropa Inggris, Prancis, Jerman dan Italia di Teheran untuk membahas cara-cara untuk mengakhiri perang yang menghancurkan di Yaman dan mengirimkan bantuan kemanusiaan segera ke negara itu.

Asisten senior menteri luar negeri Iran untuk Urusan Politik Ali Asqar Khaji memimpin delegasi Iran sementara delegasi Yaman dipimpin oleh Abdul Salam dan delegasi Inggris, Perancis, Jerman dan Italia diwakili duta besar mereka di Teheran.

Dalam pertemuan tersebut, para peserta menjelaskan tentang pandangan pemerintah mereka tentang situasi politik, lapangan dan kemanusiaan di Yaman, dan menyatakan penyesalan atas kondisi kritis yang berkelanjutan di negara itu setelah ribuan orang Yaman terbunuh dan terluka serta berbagai infrastruktur di negara itu hancur dalam perang yang dipimpin Saudi.

Baca: Gagal di Yaman, Arab Saudi Sesumbar Siap Hadapi Iran dengan Kekuatan Penuh

Mereka juga menggarisbawahi perlunya segera mengakhiri perang dan menemukan solusi politik untuk krisis di Yaman, dan menyerukan pengiriman bantuan kemanusiaan ke negara itu sesegera mungkin.

Sementara itu, delegasi yang berpartisipasi dalam pertemuan tersebut menekankan implementasi penuh dari perjanjian Stockholm, menggambarkannya sebagai awal penyelesaian akhir krisis politik di Yaman. (ARN)

Iklan
  • Kiai
  • Permadi Arya
  • Ganti Presiden, Jebakan Demokrasi Ala Kelompok Radikal
  • HTI Ormas Antek Asing
  • Polda Jabar
  • Yusuf Muhammad, Sugi Nur dan Kemunculan Neo Khawarij
  • #03PersatuanIndonesia

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: