News Ticker

Turki jadi Tuan Rumah dalam Putaran Berikutnya Pembicaraan Astana

Arrahmahnews.com, TURKI – Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan akan menjadi tuan rumah bagi Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Iran Hassan Rouhani dalam KTT Nur-Sultan (sebelumnya dikenal dengan pembicaraan Astana) berikutnya mengenai proses perdamaian Suriah pada bulan September. Juru bicara kepresidenan negara itu menyampaikan hal ini dalam sebuah pengumuman.

Presiden Erdogan “akan menjadi tuan rumah KTT tiga arah dengan partisipasi Rusia dan Iran di Ankara pada 16 September,” kata juru bicara Presiden Turki Ibrahim Kalin pada Rabu malam.

Pengumuman pertemuan antara presiden ketiga negara tersebut terjadi pada saat pasukan pemerintah Suriah dan pejuang sekutu mereka telah membuat kemajuan ke provinsi barat laut Idlib.

Baca: Delegasi Suriah Bertemu Delegasi Iran, Rusia dalam Putaran ke-13 Pembicaraan Astana

Sebagian besar provinsi Idlib dan sebagian provinsi tetangganya, Hama, merupakan markas besar terakhir bagi para militan di Suriah.

“Erdogan, Rouhani dan Putin akan membahas volatilitas Idlib, serta pembentukan komisi konstitusi dan bagaimana proses politik harus berlanjut,” ujar Kalin menambahkan.

Sejak 2017, Turki, Iran dan Rusia, tiga negara penjamin dalam proses perdamaian Suriah, telah mengadakan pertemuan puncak untuk membahas situasi di Suriah dalam apa yang umumnya dikenal sebagai format Astana.

Baca: Di Astana, Utusan Suriah Tegaskan Sanksi AS-UE adalah Bentuk Terorisme Ekonomi

Kazakhstan mengubah nama ibukotanya dari Astana menjadi Nur-Sultan pada bulan Maret, dan dengan demikian, nama umum untuk KTT tersebut juga diubah menjadi Nur-Sultan.

KTT trilateral terakhir semacam itu diadakan di resor Laut Hitam Sochi pada bulan Februari tahun ini. (ARN)

Iklan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: