NewsTicker

WSJ: AS Ingin Negoisasi dengan Houthi untuk Akhiri Perang Yaman

Tentara Sarung Yaman Tentara Sarung Yaman

Arrahmahnews.com, Amerika Serikat – Amerika Serikat dilaporkan berencana untuk memulai pembicaraan langsung dengan gerakan Yaman Houthi Ansarullah dalam upaya yang untuk mengakhiri perang berlarut-larut di negara miskin itu, yang dimulai oleh koalisi Saudi dukungan mereka pada Maret 2015.

The Wall Street Journal mengutip para pejabat Amerika yang akrab dengan rencana tersebut mengatakan dalam sebuah laporan pada hari Selasa (27/08) bahwa pemerintahan Presiden AS Donald Trump juga ingin mendorong Arab Saudi untuk mengambil bagian dalam pembicaraan dengan para pemimpin Houthi di Oman untuk menengahi gencatan senjata di Yaman.

Baca: Drone Yaman Sukses Gempur Target Militer Penting di Ibukota Saudi, Riyadh

Menikmati dukungan dari AS dan Inggris, Arab Saudi dan sejumlah sekutu regionalnya meluncurkan kampanye yang menghancurkan melawan Yaman pada Maret 2015.

Rencana AS untuk membuka perundingan langsung dengan Houthi menurut jurnal tersebut terjadi pada ditengah kekhawatiran tumbuhnya perang regional yang lebih luas.

Perlawanan Yaman, bagaimanapun, telah mendorong agresi Saudi ini ke jalan buntu, dengan pasukan Yaman semakin menggunakan persenjataan canggih dalam serangan balasan terhadap koalisi pimpinan Saudi.

Baca: ACLED: Korban Jiwa dalam Perang Yaman Lampaui 91.000 Jiwa

Selama beberapa bulan terakhir, tentara Yaman telah berhasil melakukan beberapa serangan rudal dan pesawat tak berawak ke berbagai bandara dan fasilitas minyak Saudi.

Ansharullah menekankan bahwa serangan terhadap Arab Saudi akan terus dilakukan selama koalisi masih melancarkan agresinya ke negara termiskin di semenanjung Arab tersebut. (ARN)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: