NewsTicker

Perwira Israel Masuki Irak dengan Paspor AS

BAGHDAD – Perwira Israel memasuki Irak dengan paspor AS, kata Sekretaris Jenderal Harakat al-Nujaba pro-pemerintah Irak, Akram al-Kaabi.

“Israel memasuki Irak menggunakan paspor palsu Amerika,” kata al-Kaabi kepada kantor berita Dejleh, pada Kamis malam.

Baru-baru ini, seorang jenderal perempuan Israel memasuki Irak, katanya, seraya menambahkan dia saat ini mengelola sebuah kamp militer Israel yang terletak di ibukota Kurdistan, Erbil.

“Kami sangat menyadari bahwa [pasukan] Israel juga hadir di kedutaan AS serta pangkalan militer Ein al-Assad,” kata kepala pasukan perlawanan populer.

BacaBaghdad Kecam Bahrain yang Bela Serangan Israel ke Irak.

Upaya-upaya tertentu oleh “kekuatan asing” sedang dilakukan untuk membangkitkan kembali kelompok teroris Daesh atau ISIS di Irak, kata al-Kaabi.

Pernyataannya muncul setelah serangan udara baru-baru ini di Irak terhadap posisi Unit Mobilisasi Populer (PMU) pro-pemerintah, juga dikenal sebagai Hashd al-Sha’abi.

Menyusul serangan itu, juru bicara Kata’ib Hizbullah, kelompok perlawanan Irak terkemuka lainnya, mengatakan serangan terhadap posisi Hashd al-Sha’abi adalah upaya AS dan Israel untuk menghidupkan kembali Daesh.

Mohammed Muhyee menambahkan bahwa tahap selanjutnya, yang telah direncanakan oleh AS, adalah mengembalikan ribuan teroris Daesh ke perbatasan Irak-Suriah.

Serangan-serangan itu “tidak disengaja,” melainkan direncanakan setelah terus memantau operasi oleh pesawat tak berawak Israel dan Amerika, Muhyee menunjukkan.

Pada hari Selasa, Perdana Menteri Irak Adel Abdul-Mahdi mengatakan pasukan bersenjata negaranya siap sepenuhnya untuk menanggapi dengan tegas setiap tindakan agresi yang diluncurkan baik dari luar maupun di dalam Irak.

“Perdana menteri menunjuk pada kesiapan yang tinggi dari angkatan bersenjata kita untuk membela Irak, warganya dan lembaga-lembaga negara di samping misi diplomatik yang beroperasi di Irak,” ujarnya dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan setelah sesi kabinet.

“Dia juga menekankan kesiapan pasukan Irak untuk merespons dengan tegas dan dengan segala cara tersedia untuk segala agresi yang diluncurkan baik dari luar maupun di dalam Irak.” [ARN]

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: