News Ticker

2 Pria Malaysia dan 1 Wanita Ditangkap Terkait Hoaks Bom di Bandara Penang

Ilustrasi @Hoaks Ilustrasi @Hoaks

Arrahmahnews.com, Malaysia – Dua pria Malaysia dan seorang wanita berwarga negara Indonesia (ENI) telah ditangkap di Malaysia, terkait hoax bom di Bandara Internasional Penang. Seperti dilansir media lokal Malaysia, The Star, Sabtu (31/8/2019), dua pria Malaysia dan wanita WNI itu ditangkap pada Jumat (30/8) waktu setempat. Identitas ketiganya tidak diungkap ke publik.

Inspektur A Anbalagan dari Kepolisian Balik Pulau menyebut ketiganya ditangkap terkait hoax soal bom yang dilontarkan pada 9 Agustus lalu di Bandara Internasional Penang. Dituturkan Anbalagan bahwa dua pria Malaysia yang berusia 22 tahun dan 38 tahun itu awalnya melakukan panggilan telepon prank ke pihak bandara, dengan menyebut ada bom di salah satu check-in counter.

Baca: PM Malaysia: Terorisme Dunia akan Berakhir Jika Kita Hentikan Ketidakadilan Israel atas Palestina

“Sebelum insiden ini terjadi, diyakini pria yang berusia 38 tahun mengalami kesalahpahaman dengan si wanita Indonesia, jadi dia memberikan hoax soal bom dengan harapan menunda penerbangan wanita itu ke Medan, Indonesia,” sebut Anbalagan dalam pernyataannya.

“Namun, panggilan telepon (prank) itu dilakukan menggunakan nomor telepon genggam yang di daftarkan atas nama si wanita itu oleh temannya yang berusia 22 tahun, setelah pria 38 tahun itu meminta bantuan,” imbuhnya.

Baca: Polisi Malaysia Tangkap Presiden Hizbut Tahrir saat Konferensi Pers

“Penyelidikan awal menunjukkan bahwa hoax soal bom itu seluruhnya urusan pribadi dan tidak ada elemen kriminal di dalamnya,” tegas Anbalagan.

Ditambahkan Anbalagan bahwa penyelidikan lebih lanjut masih dilakukan oleh kepolisian setempat. Dia pun mengimbau warga untuk tidak menyampaikan hoax via telepon seperti ini, karena merupakan tindak pidana.

“Kami mengerahkan aset-aset kami dalam menangani hoax soal bom ini, termasuk unit K9 dan tim penjinak bom untuk memeriksa seluruh bandara demi memastikan semuanya aman. Kami harap warga tidak memberikan hoax seperti ini,” tandasnya. (ARN/DetikNews)

Iklan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: