News Ticker

KURANG AJAR! Kader Gerindra dan Anggota DPRD Paniai Teriak “Papua Merdeka”

Naftali Pakpoa, Kader Partai Gerindra Naftali Pakpoa, Kader Partai Gerindra

Arrahmahnews.com, Jakarta – Pegiat medsos Yusuf Muhammad menjelaskan salah satu kader partai Gerindra dan salah satu anggota DPRD Paniai Naftail Pakopa melakukan provokasi berbahaya dan sebuah tindakan yang tak pantas dilakukan oleh anggota DPRD tersebut tentang teriakan “Papua Merdeka” di depan pendemo.

Baca: Dahono Prasetyo: Pasang Surut Nasib Papua Dijarah Amerika

Menurut Yusuf, ”Seperti menepuk air di dulang, terpercik muka sendiri.” Begitu pribahasa yang memiliki makna: melakukan sesuatu perbuatan yang memalukan diri sendiri.

Baca: Yusuf Muhammad: Ayo Jaga Papua dan Lawan Pengkhianat NKRI

Fadli Zon, Andre Rosade Rosiade, Dahnil Anzar Simanjuntak adalah kader elit Gerindra yang kompak meminta agar Jokowi berkantor di Papua saat kerusuhan terjadi. Bagi mereka, apapun masalahnya maka sasarannya hanya Jokowi dan Jokowi.

Apakah mereka buta, bahwa yang pertama kali memprovokasi isu Papua adalah akibat hoaks dan rasisme yang dilakukan oleh kader partainya? apakah Fadli Zon cs buta bahwa kader partainya sudah dijadikan tersangka terkait pengepungan asrama Mahasiswa Papua di Surabaya?.

Baca: Ninoy Karundeng: Gus Dur dan Jokowi Ksatria Papua

Seperti “gayung menyambut,” kerusuhan yang bermula di Surabaya pun kemudian membesar karena provokasi dan hoaks, salah satunya yaitu provokasi yang dilakukan oleh anggota DPRD Paniai dari Gerindra, Naftali Pakopa. Naftali Pakopa diketahui menyerukan Papua merdeka di tanggal 26 Agustus 2019 di halaman kantor Bupati Paniai.

Nah, apakah Fadli Zon CS juga buta dengan kejadian ini? atau pura-pura tidak kenal dengan kader partainya yang teriak Papua Merdeka di Paniai? Mengapa Fadlizon cs seakan tutup mata dengan kader partainya yang jadi provokator dan penghianat negara?.

Baca: Hanya Kedatangan Jokowi yang Bisa Redam Bara Api di Papua

Siapapun pernah dihina. Saya juga sering dihina dikatain Anjing, babi, monyet, tikus got, dan masih banyak lagi, tapi bukan berarti jika teriak Papua Merdeka lantas bisa dibenarkan. Itu sama saja penghianat negara. NKRI harga mati! Stop provokasi Papua Merdeka karena Papua sudah merdeka bersama Indonesia. Camkan itu!. (ARN)

Iklan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: