NewsTicker

Makin Retak, UEA Sebut Milisi Dukungan Saudi di Yaman sebagai Teroris

Konflik UEA dan Saudi Konflik UEA dan Saudi

Arrahmahnews.com, Uni Emirat Arab – Uni Emirat Arab telah menyebut elemen-elemen yang didukung Saudi yang beroperasi di Yaman selatan sebagai “milisi teroris,” mengungkap keretakan yang mendalam antara kedua kubu yang selama ini memimpin koalisi dalam perang berdarah di Yaman.

Dalam sebuah pernyataan, Kementerian Luar Negeri UEA mengatakan telah melakukan serangan udara terhadap “milisi teroris” yang mengancam koalisi pimpinan Riyadh “berdasarkan pada intelijen lapangan yang dikonfirmasi.”

Baca: Milisi Dukungan UEA Tinggalkan Pertempuran yang Dipimpin Saudi di Yaman Utara

“Operasi pencegahan” adalah tindakan “membela diri” terhadap “kelompok-kelompok bersenjata yang berafiliasi dengan organisasi-organisasi teroris,” tambah pernyataan yang dibawa oleh kantor berita resmi UEA, WAM.

Itu terjadi beberapa jam setelah separatis selatan yang didukung Emirati mendapatkan kembali kendali atas Aden, memaksa milisi dukungan Saudi dan loyal kepada mantan presiden Yaman Abd Rabbuh Mansur Hadi, yang telah memasuki kota pelabuhan sehari sebelumnya, untuk menarik diri.

Baca: Keretakan Hubungan Saudi-UEA di Yaman Kabar Buruk bagi Trump

Pemerintah Hadi mengatakan serangan udara UEA telah membunuh dan melukai lebih dari 300 orang. Mereka mengecam apa yang disebutnya “pembenaran palsu yang diberikan oleh UEA untuk menutupi penargetan terang-terangan” elemen-elemen yang dukungan Saudi.

Lebih lanjut UEA dituduh berusaha “untuk melampirkan terorisme” ke pasukan yang disponsori Saudi. (ARN)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: