Headline News

Hizbullah Tolak Permintaan AS untuk Tidak Tanggapi Serangan Israel

Roket Hizbullah Siap Gempur Israel

Arrahmahnews.com, Beirut – Seorang mantan menteri Lebanon mengungkapkan bahwa kelompok perlawanan Hizbullah menolak permintaan Washington untuk melakukan serangan balasan atas agresi Israel baru-baru ini.

Seorang pejabat Lebanon mengatakan kepada komandan Hizbullah di Lebanon, bahwa jika mereka tidak menanggapi serangan Israel baru-baru ini di Dhahiyeh, selatan Beirut, Washington akan menghindari sanksi terhadap beberapa entitas Lebanon, saluran berita al-Mayadeen mengutip Wa’am Wahhab pada hari Sabtu.

BacaHizbullah Serang Kendaraan Militer Israel Dekat Pangkalan Avivim

Wahhab mengatakan ini kemungkinan besar adalah Perdana Menteri Lebanon Sa’ad al-Hariri yang telah membawa pesan dari Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo ke Hizbullah.

Dia lebih lanjut menambahkan bahwa para pemimpin Hizbullah telah menolak tawaran itu, dan menekankan bahwa Israel pasti akan menerima tanggapan.

Baca: IDF Batalkan Cuti Unit Utara untuk Antisipasi Serangan Balasan Hizbullah

Gerakan perlawanan Hizbullah memperingatkan Israel tentang “pukulan kejutan” sebagai balasan atas serangan pesawat tak berawak Tel Aviv baru-baru ini ke Lebanon.

Dalam sebuah wawancara dengan jaringan televisi RT pada hari Selasa, Wakil Sekretaris Jenderal Hizbullah Sheikh Naim Qassem mengatakan bahwa serangan pesawat tak berawak Israel baru-baru ini di tanah Lebanon tidak bisa dianggap “remeh”.

Dia juga menolak untuk memberikan rincian tanggapan Hizbullah, dan menambahkan bahwa reaksi akan “mengejutkan” bagi rezim Tel Aviv.

Baca: Takut Serangan Balasan Hizbullah, Tentara Israel Gunakan Boneka di Perbatasan

Qassem lebih lanjut menggambarkan posisi pemerintah Lebanon pada serangan Israel sebagai benar, dan menekankan bahwa negara tidak akan menunggu reaksi dari Dewan Keamanan PBB.

Dua pesawat tak berawak Israel -yang menurut Hizbullah sedang dalam misi pemboman- jatuh di markas Hizbullah di Selatan ibukota Lebanon, Beirut, pada Minggu lalu. Salah satu drone meledak di udara, dan menyebabkan beberapa kerusakan pada kantor media Hizbullah di lingkungan Moawwad, pinggiran kota Beirut, Dhahieh.

Hizbullah mengumumkan kendaraan udara tak berawak itu membawa peledak. Hassan Nasrallah menekankan bahwa drone kedua sedang dalam “misi bunuh diri”.

Dia juga menggambarkan serangan hari Minggu sebagai serangan Israel pertama di Lebanon sejak perang 2006.

“Mulai sekarang, kita akan menurunkan drone Israel di langit Lebanon,” katanya, sambil menambahkan, “Saya katakan kepada tentara Israel di perbatasan mulai malam ini, berjaga-jaga. Tunggu kami satu, dua, tiga, empat hari.” (ARN)

Comments
Arrahmahnews AKTUAL, TAJAM DAN TERPERCAYA

Facebook

Berlangganan ke Blog via Email

Masukkan alamat surel Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui surel.

Bergabung dengan 2.769 pelanggan lain

Pengunjung

  • 51.957.454 hit

Copyright © 2020 Arrahmahnews.com All Right Reserved.

To Top
%d blogger menyukai ini: