NewsTicker

Israel Terbangkan Balon Mata-mata Sehari Setelah Serangan Hizbullah

Balon_Mata-mata_Israel Balon_Mata-mata_Israel

Arrahmahnews.com, Lebanon – Militer Israel meluncurkan balon pengintai di bagian selatan Lebanon, sehari setelah pasukan Israel dan pejuang Hizbullah bentrok di sepanjang perbatasan.

Kantor Berita Nasional resmi Lebanon melaporkan bahwa perangkat itu dikirim ke desa Meiss El Jabal di distrik Marjeyoun pada dini hari Senin.

Pada hari Minggu, Hizbullah menembakkan sejumlah rudal anti-tank ke pangkalan militer Israel dan kendaraan di dekat perbatasan dalam menanggapi serangan udara Israel pekan lalu yang menewaskan dua pejuangnya di Suriah, serta serangan pesawat tak berawak Israel di Beirut selatan.

BacaTelevisi Al-Manar Rilis Video Serangan Dahsyat Hizbullah ke Israel

Menurut gerakan perlawanan Lebanon, rudal yang diluncurkan dari Lebanon menghancurkan kendaraan militer di Avivim, utara Israel, membunuh atau melukai orang-orang di dalamnya. Militer Israel, bagaimanapun, mengklaim serangan itu tidak menyebabkan korban. Militer Israel mengatakan mereka menembakkan 100 peluru ke dalam Lebanon sebagai balasan.

Perdana Menteri Lebanon Saad Hariri pada hari Minggu menyerukan kepada masyarakat internasional untuk “campur tangan” mencegah situasi meningkat menjadi perang penuh.

Hariri meminta Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo dan Presiden Prancis Emmanuel Macron untuk membantu mengakhiri konflik di perbatasan selatan antara Lebanon dan Israel.

Baca: Sekjen Hizbullah: Seluruh Pasukan Israel dalam Resiko jika Sampai ada Serangan Baru

Sekretaris Jenderal Hizbullah Sayyed Hassan Nasrallah mengatakan pada Sabtu malam bahwa gerakan perlawanan bertekad untuk memberikan tanggapan kepada Israel atas serangan pesawat tak berawak baru-baru ini ke Lebanon.

“Perlunya tanggapan diputuskan,” katanya dalam pidato yang ditayangkan televisi menjelang bulan Muharram.

Sekjen Hizbullah menambahkan bahwa tanggapannya adalah tentang “menetapkan aturan keterlibatan dan … logika perlindungan bagi negara. Israel harus membayar harganya”. (ARN)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: