News Ticker

Serangan Hizbullah Lemahkan Posisi Netanyahu dalam Pemilu Israel Mendatang

Dr. Talal Atrissi Dr. Talal Atrissi

Arrahmahnews.com, Lebanon – Kepala Pusat Studi Politik di Universitas Lebanon percaya bahwa pesan dari operasi yang dilancarkan Hizbullah adalah bahwa serangan Israel dan segala agresi terhadap Perlawanan di Lebanon atau Suriah tidak akan dibiarkan tak dijawab. Hal ini tentu saja melemahkan posisi Netanyahu dalam pemilu mendatang di Israel.

“Pesan yang jelas dari operasi Hizbullah adalah bahwa serangan Israel dan segala agresi terhadap Perlawanan di Lebanon atau Suriah tidak akan tak diijawab. Orang Israel mengerti bahwa segala agresi akan dijawab sehingga mereka tidak akan berani menyerang lagi,” ujar Dr. Talal Atrissi.

Baca: Sekjen Liga Arab: Israel Sulut Ketegangan untuk Kepentingan Pemilu

“Masalah besar lainnya adalah bahwa Hizbullah juga telah memperingatkan Israel untuk bersikap waspada setelah serangan mereka, tetapi Israel gagal melindungi diri mereka sendiri. Hizbullah bersikeras  akan ancaman itu dan mereka pun melaksanakannya,” tambahnya.

“Tanggapan Hizbullah tentu saja merongrong posisi Netanyahu dalam pemilihan mendatang karena dia tidak dapat melindungi pasukannya. Netanyahu bermaksud menunjukkan dirinya cukup kuat untuk melindungi Israel dari Suriah dan Libanon dengan melakukan agresi terhadap Beirut dan karenanya, dia harus dipilih dalam pemilihan mendatang. Serangan Hizbullah melemahkan Netanyahu di Israel,” ungkapnya lebih lanjut.

Ketegangan antara Israel dan Libanon mulai meningkat Minggu lalu, setelah Beirut menuduh Tel Aviv melakukan serangan pesawat tak berawak terhadap markas media partai politik dan kelompok paramiliter Hizbullah.

Baca: Televisi Al-Manar Rilis Video Serangan Dahsyat Hizbullah ke Israel

Gerakan Perlawanan Lebanon telah menembak jatuh dua pesawat tanpa awak Israel yang terbang di dekat ibukota Beirut. Penembakan drone oleh Hizbullah itu terjadi hanya beberapa jam setelah pasukan Israel mencoba mengenai sasaran di Damaskus,  Suriah. Serangan rudal di Suriah itu menewaskan dua anggota Hizbullah, sementara serangan drone Israel ke Libanon tidak meninggalkan korban.

Dalam hal ini, Sekretaris gerakan Hizbullah, Lebanon, Sayyed Hassan Nasrallah, bereaksi terhadap agresi Israel baru-baru ini pada posisi gerakan Perlawanan di Suriah dan Lebanon, mengatakan bahwa serangan Israel tidak akan tak terjawab. Ia juga menyarankan Israel agar tetap waspada setelah serangan mereka ke Suriah dan Lebanon.

Baca: Sekjen Hizbullah: Seluruh Pasukan Israel dalam Resiko jika Sampai ada Serangan Baru

Pemimpin Hizbullah itu mengatakan pada Sabtu malam bahwa Hizbullah memiliki cukup banyak peluru kendali di Lebanon untuk setiap konfrontasi dengan Israel, sementara memperingatkan bahwa musuh Israel harus membayar harga atas agresi baru-baru ini.

Pada hari Minggu, milisi Hizbullah menghancurkan setidaknya satu kendaraan militer rezim Israel di dekat daerah perbatasan. Militer rezim Israel mengkonfirmasi laporan yang mengatakan bahwa beberapa rudal anti-tank ditembakkan dari Lebanon, mengenai sasaran dan pasukan Israel melakukan balasan. (ARN)

Iklan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: