News Ticker

Tri Susanti dan SA Provokator Tersangka Kasus Rasial Mahasiswa Papua Resmi Ditahan Polisi

SA dan Tri Susanti Ditahan Polda Jatim SA dan Tri Susanti Ditahan Polda Jatim

Arrahmahnews.com, Surabaya – Polda Jawa Timur resmi menahan Tri Susanti atau Mak Susi dan Syamsul Arifin terkait insiden asrama mahasiswa Papua di Surabaya. Keduanya ditahan selama 20 hari ke depan.

Polisi memiliki beberapa pertimbangan untuk melakukan penahanan terhadap kedua tersangka. Diantaranya, dikhawatirkan jika pelaku akan mengulangi perbuatannya dan menghilangkan barang bukti.

 

Kepolisian Daerah Jawa Timur terus mengusut insiden penggerebekan Asrama Mahasiswa Papua di Jalan Kalasan, Surabaya, 16 Agustus lalu. Insiden ini kemudian memicu kerusuhan di Papua dan Papua Barat.

Baca: Tri Susanti Mantan Caleg Gerindra Resmi Jadi Tersangka Rasisme di Asrama Papua

Wakapolda Jatim, Brigjen Pol Toni Harmanto, mengatakan tersangka penyebar ujaran kebencian dan berita bohong Tri Susanti, serta tersangka ujaran rasial SA alias Samsul Arifin bakal ditahan selama 20 hari ke depan.

“Siang hari ini kita pastikan untuk tersangka Tri Susanti dan satu tersangka lain Samsul Arifin, kita pastikan untuk lakukan penahanan. Penahanan pertama untuk 20 hari ke depan,” kata Toni di Mapolda Jatim, Surabaya, Selasa (3/9).

Toni menyebut, penahanan itu dilakukan untuk menghindari kemungkinan yang tidak diinginkan. Seperti melarikan diri ke luar negeri dan menghilangkan barang bukti.

Baca: Rekam Jejak Digital Tri Susanti, Caleg Gerindra Korlap Aksi di Asrama Mahasiswa Papua

“Alasan penahanan ada tiga di hukum acara pidana. Pertama tentunya akan dikhawatirkan untuk mengulangi tindak pidana, (kedua) menghilangkan barang bukti, yang ketiga menghambat proses penyidikan,” jelasnya seperti dikutip Kumparan.com.

Toni juga menyebut keterangan sejumlah saksi yang telah diperiksa akan dicocokkan dengana kedua tersangka. Diharapkan hasil pemeriksaan itu dapat memperjelas peran kedua tersangka, bahkan tidak menutup kemungkinan untuk menemukan tersangka baru.

“Saksi-saksi yang diperiksa nanti bisa diperiksa kembali oleh penyidik untuk itu, jadi bahwa dari hasil keterangan yang dikonfirmasi dari dua tersangka ini juga berhubungan dengan saksi-saksi lain yang dimintai keterangan,” ujarnya.

Baca: Netizen Bongkar Provokasi Tri Susanti Diduga Pemicu Kerusuhan di Asrama Mahasiswa Papua

Kedua tersangka sudah 24 jam berada di Mapolda Jatim. Keduanya mulai diperiksa sejak Senin (2/9) pukul 11.30 WIB hingga 00.00 WIB. Masing-masing dicecar dengan 37 pertanyaan dari penyidik terkait penggerebekan asrama mahasiswa Papua.

Sebelumnya, pengacara Tri Susanti, Sahid, mengatakan kliennya ditahan selama 1 x 24 jam ke depan. “Ya sementara Bu Susi ada penangkapan atau penahanan 1 kali 24 jam,” kata Sahid di Mapolda Jatim, pagi tadi. Namun, akhirnya penyidik memutuskan menahan 20 hari. (ARN)

Iklan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: