News Ticker

Drone Yaman Kembali Targetkan Hangar Militer Saudi di Bandara King Khalid

Drone Yaman Drone Yaman

Arrahmahnews.com, Yaman Juru bicara Angkatan Bersenjata Yaman mengatakan bahwa pasukan tentara dan pejuang sekutu dari Komite Populer telah meluncurkan serangkaian serangan udara terhadap hangar pesawat militer Saudi di wilayah barat daya kerajaan, Asir, menggunakan satu skuadron pesawat tempur Qasef-2K (Striker-2K) buatan dalam negeri.

Brigadir Jenderal Yahya Saree mengatakan, kendaraan udara tak berawak itu menyerang dengan sangat tepat sasaran yang ditentukan di Pangkalan Udara King Khalid, yang terletak 884 kilometer selatan ibukota Riyadh, Selasa malam (03/09).

Baca: Yaman Serang Bandara Saudi dengan Rudal balistik Badr-1

Pejabat senior Yaman kemudian menekankan bahwa serangan balasan akan terus berlanjut selama rezim Riyadh melanjutkan agresi militer, pengepungan dan serangan tanpa henti terhadap negara Arab yang dilanda perang itu.

Secara terpisah, lusinan tentara dan milisi dukungan Saudi terbunuh ketika tentara dan pejuang Yaman dari Komite Populer melancarkan serangan terhadap posisi mereka di wilayah perbatasan selatan kerajaan, Jizan.

Sumber militer Yaman yang tidak disebutkan namanya mengatakan tentara Yaman dan pejuang sekutu meluncurkan tiga rudal Zelzal-1 (Gempa-1) dan sejumlah serangan artileri ke posisi tentara bayaran Saudi di daerah pegunungan Jabal al-Qais, membuat puluhan dari mereka tewas dan terluka dalam prosesnya.

Baca: Drone Yaman Kembali Lancarkan Serangan ke Bandara Saudi di Asir

Arab Saudi dan sejumlah sekutu regionalnya meluncurkan kampanye menghancurkan terhadap Yaman pada Maret 2015, dengan tujuan membawa pemerintah mantan Presiden Abd Rabbuh Mansur Hadi kembali berkuasa dan menghancurkan gerakan Houthi Ansarullah.

Perang yang didukung Barat terhadap Yaman, ditambah dengan blokade laut ini telah menewaskan puluhan ribu orang Yaman, menghancurkan infrastruktur negara itu, dan menyebabkan krisis kemanusiaan besar-besaran. (ARN)

Iklan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: