News Ticker

Ribut dengan Hizbullah, Dukungan Kepada Netanyahu Semakin Merosot

Arrahmahnews.com, Israel – Jajak pendapat publik terbaru Israel kemarin menunjukkan bahwa pemimpin partai Yisrael Beiteinu, Avigdor Lieberman, terus mendapatkan sembilan kursi dan “tetap menjadi penghalang terbesar untuk membentuk pemerintahan sayap kanan, dua minggu sebelum pemilihan.”

Studi ini juga mengatakan bahwa pendukung Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu telah turun dari 43 persen dua minggu lalu menjadi 39 persen.

Baca: Media Zionis: Hizbullah Siapkan Kejutan Udara untuk Israel

“Partai Likud Netanyahu telah memenangkan 32 kursi, partai Benny Gantz, Kahol Lavan, dengan 31 kursi, gabungan aliansi mayoritas Arab dengan 10 kursi, dan serikat sayap kanan yang dipimpin oleh Ayelet Shaked serta partai Lieberman meraih kursi yang bagus,” studi itu menekankan.

Jajak pendapat mencatat bahwa Uni Demokratik telah memperoleh satu suara, naik menjadi tujuh, sementara Partai Buruh memiliki enam kursi.

Baca: Serangan Hizbullah Lemahkan Posisi Netanyahu dalam Pemilu Israel Mendatang

Sebelumnya, Dr. Talal Atrissi, kepala Pusat Studi Politik di Universitas Lebanon percaya bhawa efek dari operasi yang dilancarkan Hizbullah atas serangan Israel melemahkan posisi Netanyahu dalam pemilu mendatang di Israel.

“Tanggapan Hizbullah tentu saja merongrong posisi Netanyahu dalam pemilihan mendatang karena dia tidak dapat melindungi pasukannya. Netanyahu bermaksud menunjukkan dirinya cukup kuat untuk melindungi Israel dari Suriah dan Libanon dengan melakukan agresi terhadap Beirut dan karenanya, dia harus dipilih dalam pemilihan mendatang. Serangan Hizbullah melemahkan Netanyahu di Israel,” ungkapnya. (ARN)

Iklan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: