Amerika

Tanggapi Sanksi Baru, Iran: Kecanduan Sanksi Rugikan Ekonomi AS Sendiri

Arrahmahnews.com, IRAN – Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif mengecam sanksi AS terhadap badan-badan antariksa Iran, mengatakan bahwa penggunaan berlebihan Amerika terhadap kebijakan sanksi akan merugikan ekonomi AS sendiri.

“Amerika telah menjadi kecanduan sanksi. Sanksi AS (terhadap badan antariksa Iran) ini tidak akan menghasilkan dampak dan dunia akan menertawakan AS secara bertahap; mereka tidak meninggalkan siapa pun kecuali diri mereka sendiri untuk disanksi, karena mereka telah memberikan sanksi pada semua orang dan mereka mengambil langkah memusuhi satu atau lain pemerintahan setiap hari,” kata Zarif kepada wartawan di Dhaka, Rabu (04/09).

“Penggunaan tekanan ekonomi AS telah tumbuh begitu ekstrem sehingga akan mengancam ekonomi AS secara bertahap,” tambahnya.

Baca: Shamkani: Rakyat Iran Tahu Sanksi AS Tak Terwujud

Ditanya tentang kemungkinan kembalinya Washington ke perundingan yang diadakan berdasarkan perjanjian nuklir 2015, Zarif mengatakan AS dapat kembali ke perundingan hanya setelah menghentikan sanksi dan pelanggaran kesepakatan nuklir.

Pernyataannya itu muncul setelah AS memberlakukan sanksi pertamanya terhadap Badan Antariksa Iran, Pusat Penelitian Antariksa Iran, dan Lembaga Penelitian Penerbangan.

Baca: Iran: Sanksi Baru AS Bukti Nyata Negara Itu Abaikan Hukum Internasional

Sanksi baru AS itu sebagaimana disampaikan Menlu AS Mike Pompeo diterapkan pada Badan Antariksa Iran dan dua pusat penelitian lainnya yaitu Pusat Penelitian Luar Angkasa Iran dan Austronautics Research Institute.

Dilansir AFP, di bawah perintah sanksi itu seluruh warga Amerika dilarang berhubungan dengan setiap pihak yang terlibat program luar angkasa Iran.

“(Sanksi) ini harus bisa menjadi peringatan bagi komunitas ilmuan internasional bahwa berkolaborasi dengan program luar angkasa Iran dapat berkontribusi memajukan kemampuan Iran mengembangkan senjata nuklir,” kata Pompeo. (ARN)

Comments
To Top
%d blogger menyukai ini: