Amerika

AS Tekan Baghdad Tak Rilis Hasil Penyelidikan Serangan atas Hashd al-Shaabi

Perang Irak

Arrahmahnews.com, Irak – Seorang legislator senior Irak mengungkap bahwa Washington menekan Baghdad untuk mencegah pembubaran penyelidikan atas serangan baru-baru ini terhadap posisi Hashd al-Shaabi, mencatat bahwa pemerintah kemungkinan akan membatalkan pakta keamanan Irak dengan AS.

Karim al-Aliwi, anggota Komisi Keamanan dan Pertahanan parlemen, mengatakan kepada situs berita berbahasa Arab alMaalomah bahwa penyelidikan menunjukkan bahwa pesawat tanpa awak Israel telah menyerang posisi Hashd al-Shaabi di beberapa provinsi Irak tetapi AS memberikan tekanan pada pemerintah untuk tidak merilis hasilnya.

Baca: Hashd al-Shaabi Buru Sisa-sisa Teroris ISIS di Anbar

Ia mengatakan bahwa pemerintah Irak sekarang sangat mungkin untuk membatalkan pakta keamanan negara itu dengan Washington untuk menggantikannya dengan bantuan Rusia untuk melindungi wilayah udaranya.

Akhir Agustus, pasukan Hashd al-Shaabi Irak dalam sebuah pernyataan mengumumkan bahwa pesawat tanpa awak Israel yang didukung oleh pesawat AS menghantam posisi mereka di dekat perbatasan dengan Suriah.

Baca: Hashd al-Shaabi Irak Tembak Jatuh Drone Mata-mata di Nineveh

Hashd al-Shaabi dalam sebuah pernyataan juga melaporkan bahwa dua pesawat tak berawak Israel menyerang posisi militernya di Jalan Akashat-Alqaem di provinsi al-Anbar, 15 kilometer dari perbatasan dengan Suriah.

Pernyataan tersebut mencatat bahwa serangan itu terjadi dengan dukungan udara dari AS dan pemantauan balon pengawasan besar di dekat lokasi serangan, dan mengatakan bahwa serangan itu terjadi dengan dimulainya Tahap 4 operasi militer Eradeh al-Nasr ( Kehendak Kemenangan) yang dilakukan bersama oleh Tentara Irak, Kepolisian dan Hashd al-Shaabi terhadap sisa-sisa ISIS di bagian barat negara itu.

Baca: Hashd al-Shaabi Tembak Jatuh Drone Pengintai di Baghdad

Disebutkan bahwa seorang anggota Hashd al-Sha’abi terbunuh dan seorang lainnya terluka dalam serangan pesawat tak berawak Israel.

Sementara itu, komandan Hashd al-Shaabi Hadi al-Jazayeri mengatakan kepada situs berita al-Ma’aloumeh bahwa serangan drone yang terus-menerus terhadap posisi militer Hashd al-Sha’abi akan diberi respons keras oleh Pasukan Mobilisasi Populer Irak itu sebagaimana telah diperingatkan oleh wakilnya Abu al-Mahdi al-Mohandes. (ARN)

Comments
To Top
%d blogger menyukai ini: