News Ticker

Analis: Rugi Secara Politik, Pemerintahan Trump Kurangi Dukungan untuk Agresi Saudi ke Yaman

Perang Yaman Perang Yaman

Arrahmahnews.com, AMERIKA SERIKAT – Seorang analis politik Amerika di Virginia mengatakan bahwa Administrasi Presiden AS Donald Trump kemungkinan akan mengurangi dukungan untuk agresi militer mematikan Arab Saudi di Yaman karena kerugian politik bagi AS, baik secara domestik maupun global.

“Tampaknya pemerintahan Trump berusaha mengekang agresi Saudi di Yaman karena hal itu telah menjadi tanggung jawab politik internasional, itu juga menjadi tanggung jawab politik dalam negeri,” kata Keith Preston, pemimpin redaksi AttacktheSystem.com.

“Pergeseran kebijakan ini juga sebagian karena kampanye pemilihan ulang Trump tahun 2020,” tambah Preston kepada Press TV pada hari Jumat (06/09).

Baca: Analis: Perang Yaman Singkirkan Saudi dari Komunitas Internasional

“Ditambah lagi, ada fakta bahwa destabilisasi Arab Saudi mengancam banyak kepemilikan Amerika di kawasan, saya pikir itu juga faktor pendorong yang penting,” tambahnya.

Sekelompok anggota parlemen dari Partai Republik dan Demokrat di Kongres AS membuat upaya baru untuk mengakhiri perang mematikan Arab Saudi melawan rakyat Yaman, di tengah kemarahan internasional atas pemboman rezim Saudi terhadap sebuah penjara Yaman yang menewaskan lebih dari 100 orang.

Baca: AS Fokus Akhiri Perang dengan Houthi

Para anggota parlemen itu berusaha untuk melindungi amandemen RUU kebijakan pertahanan tahunan AS, yang melarang Pentagon menyediakan suku cadang yang dibutuhkan Arab Saudi untuk menjaga pesawat tempurnya, yang sebagian besar buatan AS, dalam status operasional. Langkah itu juga dibuat untuk mengakhiri beberapa bentuk pembagian informasi intelijen antara Washington dan Riyadh. (ARN)

Iklan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: