News Ticker

VIDEO: Debat Sengit Soal Papua Antara Yenny Wahid dan Benny Wenda di TV Aljazeera

  • Andi Arief Kesal dan Minta Copot Gelar Profesor, Ini Respon Mahfud MD
  • Korupsi
  • Mohammed Bin Salman, Saudi
  • Hidayat Nur Wahid, Wamena, Papua, Genosida
  • Ijtimak Ulama IV
  • Amerika bangkitkan ISIS di Irak
  • Polri Cinta Sunnah
  • Munawar Kholil
Debat Yenny Wahid dan Benny Wenda Debat Yenny Wahid dan Benny Wenda

Arrahmahnews.com, – Jakarta – Putri mantan Presiden Abdurrahman Wahid (Gusdur), Zannuba Ariffah Chafsoh atau yang biasa akrab dipanggil Yenny Wahid menyatakan kesiapannya membantu pemerintah untuk mendamaikan situasi di Papua.

Perdebatan sengit antara Yenny Wahid dengan Benny Wenda di Channel TV Aljazeera. Wawancara live jam 3 dini hari. Berikut videonya:

 

REKAM JEJAK BENNY WENDA

“Kami siap saja kalau diperlukan. Kebetulan teman-teman Papua juga masih sering berkomunikasi dengan kami. Saya saat ini sedang mengadvokasi para mahasiswa Papua yang ditahan kepolisian karena mengibarkan  bintang kejora. Ada 5 orang Papua dan 1 orang Batak,” kata Yenny Wahid kepada Tagar, Kamis, 5 September 2019.

Menko Polhukam Wiranto dan Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko kompak menyebut tokoh separatis Papua Benny Wenda sebagai bagian dari konspirasi kerusuhan di Papua dan Papua Barat.

Baca: Nara Masista di PBB “Hajar” Vanuatu dan Solomon Soal Pelanggaran HAM di Papua dan Papua Barat

Lantas, siapa sebenarnya Benny Wenda? Berikut ulasannya yang dilansir dari tribunnews, Selasa (2/9). Benny Wenda adalah petinggi Organisasi Papua Merdeka (OPM) yang lahir di Lembah Baliem tepat pada HUT Republik Indonesia 1974.

Wenda kemudian menjadi antipati dengan pemerintah Indonesia setelah dirinya mengklaim jika ada serangan udara yang membuat keluarganya menjadi korban. Dirinya juga mengklaim akibat serangan udara itu kakinya putus satu.

Maka setelah rezim Soeharto tumbang, Wenda lantas angkat senjata meminta papua merdeka walaupun keluarganya sendiri memilih bergabung dengan NKRI.

Baca: Budi Setiawan Jelaskan Fakta Mengejutkan Tentang Masalah Papua

Ia melakukan lobi-lobi kepada pemerintahan Indonesia. Hingga di era Presiden Megawati Soekarnoputri, dirinya berhasil membuat Papua sebagai daerah otonomi khusus. Sayangnya, ia masih belum puas dan meminta kembali kemerdekaan Papua.

Benny Wenda juga pernah ditahan aparat karena ia mengacaukan keamanan pada tahun 2001 dan pada tanggal 6 Juni 2002, Wenda kemudian ditahan di Jayapura. Dirinya kemudian berhasil kabur dari penjara pada 27 Oktober 2002.

Dibantu simpatisan OPM, Wenda diselundupkan ke Papua Nugini yang lantas ia ngacir ke Inggris bersama LSM Eropa setelah mendapat suaka politik. Sampai saat ini Wenda hidup aman, nyaman di bawah perlindungan dan pengawasan negeri Ratu Elizabeth II.

Baca: Polda Jatim Resmi Tetapkan Veronica Koman Tersangka Provokasi Rasial Papua

Di Inggris ia hanya bisa menyuarakan kemerdekaan Papua lewat media massa dan media sosial. Sedangkan anak buahnya harus keluar masuk rimba, tidur di hutan, kekurangan makanan dan harus menyabung nyawa berperang dengan aparat keamanan Indonesia. Saat ini Benny Wenda tinggal di Oxford, Inggris.

Benny menyatakan bahwa aksi demonstrasi yang kemudian disertai kerusuhan di Papua dan Papua Barat dianggap sebagai spontanitas masyarakat di sana.

“Saya memang mengeluarkan surat edaran beberapa pekan sebelum selebrasi kemerdekaan Indonesia. Isinya menyerukan kepada rakyat Papua supaya tidak ikut upacara,” ucap Benny. “Tapi aksi di Surabaya yang merembet ke Papua itu spontanitas saja. Rakyat Papua yang bergerak,” ujar dia. (ARN)

Iklan
  • Neno Warisman Jihad Harta
  • Netizen Bongkar Skenario Jahat Haikal Hassan "Prabowo Minum Bir"
  • Perang Suriah dan Bashar Assad
  • Rekam jejak politk kader PKS
  • Cuitan Gus Nadir
  • Tuduh Jokowi PKI, Dosen Unram Asal Lamongan Dipolisikan
  • Irma Suryani Chaniago VS Rocky Gerung

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: