News Ticker

Erdogan: Turki-AS Tak Sepaham Soal Zona Aman di Suriah

Erdogan Erdogan

Arrahmahnews.com, Turki – Presiden Turki Tayyip Erdogan mengatakan bahwa Ankara dan Washington tidak sepaham mengenai “zona aman” yang direncanakan di Suriah utara, di mana aliansi militan Kurdi dan Arab yang ditentang oleh Turki menikmati dukungan Amerika Serikat dibawah alasan perang melawan terorisme.

Berbicara beberapa jam setelah patroli gabungan AS-Turki dimulai di utara Suriah pada hari Minggu (08/09), presiden Turki mengecam keras AS karena melindungi “kelompok teroris” yang beroperasi di wilayah tersebut.

Baca: Erdogan: AS Kirim 30.000 Truk Senjata untuk Kurdi Suriah

“Kita sedang bernegosiasi dengan AS untuk zona aman, tetapi kita melihat pada setiap langkah bahwa apa yang kami inginkan dan apa yang mereka pikirkan bukanlah hal yang sama,” kata Erdogan, menambahkan, “Tampaknya sekutu kita mencari zona aman untuk organisasi teroris, bukan untuk kita. Kita menolak pemahaman seperti itu.”

Sebelumnya, laporan media mengatakan bahwa enam kendaraan lapis baja Turki telah menyeberang ke Suriah untuk bergabung dengan pasukan AS. Dua helikopter meluber ke daerah itu ketika kendaraan Turki melaju melalui celah di tembok beton yang didirikan antara kedua negara.

Baca: Demo Akbar Warga Deir Ezzor Usir Tentara SDF dan AS

“Jika kita tidak benar-benar mulai membangun zona aman di timur Efrat dengan tentara kita sendiri pada akhir September, kita tidak akan memiliki pilihan lain selain mengikuti jalan kita. Ini bukan sesuatu yang harus dilakukan dengan tiga atau lima penerbangan helikopter, lima atau sepuluh putaran patroli darat, dan kehadiran ratusan tentara di wilayah tersebut, ”kata presiden Turki itu.

Bulan lalu, AS dan Turki sepakat untuk mendirikan zona penyangga di sebelah timur Sungai Eufrat antara perbatasan Turki dan wilayah Suriah yang dikendalikan oleh milisi Kurdi dukungan AS, yang dipandang Ankara sebagai teroris yang berafiliasi dengan Partai Pekerja Kurdistan (PKK) Turki. (ARN)

Iklan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: